BLANTERORIONv101

Akhirnya - Saya Sembuh dari Penyakit TB yang Mematikan

25 April 2014
TB bisa di sembuhkan. Gambar di pinjam dari http://alberttarigan.blogspot.com
Setelah kemarin saya bercerita tentang obat TB (tuberkulosis)  yang di berikan secara gratis oleh pemerintah, sekarang saya akan bercerita tentang bahagianya saya karena telah sembuh dari penyakit mematikan ini.

Simak baik baik ya,
Saat itu saya duduk melamun sambil menyesali dengan perasan yang sangat sangat sedih di depan ruang rontgen (ronsen) puskesmas tempat saya tinggal, mengapa ? saya sedih karena  baru saja menerima hasil tes dahak laboratarium yang menyatakan bahwa saya terkena penyakit TB yang sangat mematikan. Saya sampai menangis karena saking takutnya terkena penyakit ini.

Ilustrasi : Sedihnya saya saat terkena TB

Foto rontgen saat saya terkena TB
Banyak mitos yang mengatakan bahwa TB atau TBC itu kepanjangan dari "Tidak Bisa Sembuh" yang membuat saya jadi semakin takut.

Dengan mitos tersebut, membuat banyak orang  akan menjauhi seseorang yang terkena TB, anggapan mereka tentang penyakit TB itu buruk, yang membuat sang penderita tidak hanya sakit secara fisik, tapi dalam hubungan sosial juga terganggu. Secara penyakit TB itu mudah sekali menular dan merupakan penyakit yang sangat mematikan, saya tidak mau jika orang sampai mengucilkan saya.

Tapi sekarang mitos itu hanyalah sekedar omong kosong belaka dan tidak bisa di benarkan, mengapa ? karena ternyata penyakit TB itu bisa di sembuhkan dan pasti bisa di sembuhkan. Saya ulangi lagi - penyakit TB itu bisa di sembuhkan - penyakit TB itu bisa di sembuhkan !!! ingat itu baik baik.

Mengapa saya berani bilang begitu ? ya karena saya sudah membuktikanya. Saya pernah merasakan betapa sakit badan dan hati ini saat saya terkena TB. Badan saya terasa sangat lemas setelah sebelumnya saya mengalami gejala TB seperti batuk berdahak lebih dari 2 minggu, badan lemas sekali, nafsu makan berkurang, berat badan berkurang, berkeringat di malam hari padahal saya tak melakukan aktifitas apapun. Juga saat saya tidurpun sering berkeringat, padahal cuaca di luar terasa  dingin.

Sungguh saat itu saya merasa jadi orang yang sangat kurang beruntung, pikir saya waktu itu "ya Tuhan, mengapa saya di berikan cobaan seberat ini, saya takut sekali, semoga saya bisa melewatinya dengan baik".

Akhirnya saya pun mengobatkan penyakit saya ke puskesmas setempat dan di anjurkan untuk menjalani pengobatan rutin selama kurang lebih 6 bulan. Saya di beri obat oleh perawat (yang menangani pengobatan rutin saya waktu itu adalah perawat setelah sebelumnya oleh dokter) saya dan harus rutin meminumnya tanpa harus putus selama kurang lebih 6 bulan. Jika saya putus meminum obat di tengah jalan, maka pengobatan akan di ulangi lagi dari awal  dan pastinya waktunya juga akan lebih lama lagi karena kuman menjadi lebih kebal.
Baca juga : Pengalamanku Mengatasi Sakit TB Paru Hingga Sembuh
Untunglah saya baru hanya menderita TB tahap awal, bagaimana jika saya menderita TB tahap lanjutan yang kata perawat saya pengobatanya lebih lama lagi, kira kira 9 bulan dan harus dengan suntikan dan mengkonsumsi obat selama waktu tersebut, bisa bisa bokong saya bolong bolong karena terlalu banyak jarum suntik yang menusuk tangan saya.

Dan pastinya pula, dengan terlalu banyak mengkonsumsi obat, akan sangat menggangu kesehatan saya karena umunya obat memiliki efek samping terhadap kesehatan

Dan benar saja, sebelum saya terkena TB dulu, saya termasuk anak yang cukup cerdas di sekolah, terbukti dengan sering kalinya saya dapat juara kelas (maaf bukanya lagi sombong), tapi setelah saya terkena TB dan harus banyak meminum obat, saya merasa ingatan saya kurang cerdas, saya merasa kurang tanggap dan kurang maksudan (pahaman). Kadang saya merasa malu sama teman teman jika apa yang mereka bicarakan saya tidak paham. Dan itu bagi saya sangat mengganggu hubungan sosial saya.
Tapi entah apakah efek samping yang saya rasakan ini akibat dari banyaknya saya meminum obat saat saya terkena TB atau mungkin dari sebab yang lain. Tapi yang saya rasakan memang seperti itu, ingatan saya menjadi kurang cerdas dan kurang tanggap.

Kemudian saya pun menuruti apa yang di perintahkan perawat saya untuk teratur dan disiplin minum obat sesuai jadwal, dia juga bilang bahwa mitos TB tidak bisa sembuh itu salah besar, TB itu bisa di sembuhkan dengan pengobatan yang rutin dan disiplin.

Setelah kurang lebih 6 bulan pengobatan dengan 2 tahap pengobatan (jika tidak salah tahap pertama 3 bulan dan 3 bulan selanjutnya untuk tahap kedua, saya lupa) dan di tes dahak di laboratarium, saya di nyatakan positif sembuh.

Senaaaaaaaaaaaaaaaaang sekali rasanya, akhirnya saya bisa menghirup udara bebas, saya bisa sehat kembali seperti dulu lagi, saya bisa bekerja lagi mencari uang, saya sudah tidak merasa seperti di kucilkan lagi oleh tetangga.

Ilustrasi : Senangnya terbebas dari TB
Dan sekarang yang harus saya lakukan adalah dengan selalu menjaga kesehatan badan dan lingkungan supaya saya tidak terkena TB tingkat lanjutan, amit amit dah kalo sampai saya terkena lagi.

Dan untuk saudara saudara saya dimanapun Anda berada, jangan takut untuk berobat, jangan takut untuk memperiksakan diri ke Dokter jika terjadi gejala TB pada diri Anda atau di sekitar Anda seperti batuk berdahak atau sampai berdarah sampai 2 minggu atau lebih, berkeringat tanpa melakukan apapun atau saat malam hari saat tidur seperti yang saya rasakan. Segeralah periksakan ke pusat pelayanan kesehatan terdekat, obat TB itu gratis, dan penyakit TB itu bisa di sembuhkan dan sangat bisa di sembuhkan, saya sudah pernah membuktikanya.
 
Obat TB itu gratis

Melalui blog ini, saya turut berbagi cerita dan berbagi pengalaman sekaligus mengajak semua orang untuk sehat dan untuk sembuh dari TB.

Jika ada dari pembaca yang ingin tau tentang pengalaman saya sembuh dari penyakit ini, silahkan hubungi saya di facebook saya, inbox saja ya ? 


Ingat, harus sopan agar percakapan bisa berlanjut. Jika belum saya balas biasanya karena saya belum memasang messenger di hp saya. 

Itulah pengalaman saya terkena sakit TB dan sembuh, semoga semakin menyemangati Anda semua untuk sembuh bagi yang sedang terkena penyakit ini.

Tulisan ini di ikut sertakan dalam lomba blog TB yang di adakan oleh kementrian kesehatan Republik Indonesia yang bekerja sama dengan KNCV dalam rangka memperingati hari TB sedunia yang jatuh setiap tanggal 24 maret yang bertujuan untuk mengkampanyekan indonesia bebas TB.

Terimakasih, semoga bermanfaat dan ayo stop TB dari sekarang !!!

---Selesai--- 

128 komentar

  1. Tyaseta Rabita Nugraeni Sardjono
    Tyaseta Rabita Nugraeni Sardjono 25 April 2014 pukul 08.31

    Syukurlah sudah sembuh, wah keren dari pengalaman sendiri ^_^

    Reply
    • Kang Amir
      27 April 2014 pukul 19.39

      Iya, Mbak, semata mata karena ingin menyemangati para penderita TB semuanya, semoga cepat sembuh dan semakin semangat untuk sembuh.

    • Unknown
      Unknown 5 Agustus 2018 pukul 03.58

      Sore mas, trims udh bagi pengalaman y. Sy juga dinyatakan terkena TB dan sudah konsumsi obat merah dan kuning itu dlm
      6 bln ini, yg saya bingung skrg.. sy pindah tmpat tinggal.. jd apakah harus dicek ke lab lagi ya utk memastikan TB nya sudah tdk ada lagi.. krn obat terakhir dikasih sudah habis.. dan apa harus dicek ke puskesmas atau RS lagi ? Mohon pencerahan nya

    • Melianagita
      Melianagita 23 September 2018 pukul 17.21

      Mas, saya baru kelas 2 sma. Sudah berbulan bulan saya batuk, tapi tidak periksa soalnya kan nggk enak juga mau minta diantar ke dokter soalnya saya tinggal sama paman. Kemarin paman saya bawa saya ke rs, dan saya positif tbc. Haduh rasanya frustasi mas. Saya malah down dan nggk punya semangat. Saya nggk punya orang tua, saya tinggal sama orang. Penyakitan lagi. Bener bener terpukul mas, disekolah saya jadi sering mengasingkan diri. Takut rasanya mau gabung sama teman.
      Saya sedng berobat jalan ampir sebulan, ko malah down terus ya mas. Saya malah mikir kalo saya nggk bakalan sembuh mas. Saya malah sering ngurung diri dikamar. Hehe malah curhat, habis nggk tau mau cerita ke siapa mas, saya ngerasa sendirian

    • Unknown
      Unknown 10 Oktober 2018 pukul 04.02

      Saya juga terkena tb, mbak melianagita. Pengobatan sudah berjalan 4 bln, memang penyakit ini membuat terpukul down stres pokoknya kehidupan tersasa kacau dan buram. Kita tidak sendiri banyak orang seperti kita yang awalnya merasakan itu tapi hidup ini harus terus berjalan, toh menurut cerita dan pengalaman banyak orang yang terkena tb bisa sembuh dan kehidupan menjadi cerah. Yang penting jangan lupa minum obat sampai tuntas dan berdo'a. Kamu tidak sendiri dan kita harus yakin dapat sembuh.

    • Unknown
      Unknown 10 Oktober 2018 pukul 04.18

      Mbak Melianagita saya tau perasaan kamu, saya juga terkena tb dan sudah pengobatan selama 4 bulan. Awal mula tahu terkena tb juga saya merasa dunia ini suram merasa sendirian tidak tau harus mengadu kesiapa. Saya mengasingkan diri dari kehidupan sosial, stres bahkan bisa dikatakan depresi. Sampai pada suatu waktu saya mencari info tentang tb di internet dan membaca artikel, cerita, pengalaman para pasien tb yang bisa tetap semangat menjalani hidup, dari situ saya merasa tidak sendirian dan melihat kembali warna dunia yang terang. Hidup harus terus berjalan, kamu tidak sendirian dan kita harus sembuh. Yang penting jangan lupa minum obat dan berdo'a.

  2. Zia
    Zia 28 April 2014 pukul 05.30

    Alhamdulillah... Mas Amir sudah sembuh total. Ini pasti karena kesungguhan, kedisiplinan, dan pantang menyerah. Allah memberikan jalan kesembuhan. Senang baca artikelanya mas, bisa menyemangati yang lainnya. Tetap semangat yaa...

    Reply
    • Kang Amir
      3 Mei 2014 pukul 06.05

      Terimakasih Mbak Fauziah, saya juga merasa sangat senang sekali dengan kesembuhan sya dari penyakit TB ini, saya tak mau lagi terkena penyakit yang mematikan ini

  3. Ruri
    Ruri 28 April 2014 pukul 16.39

    Salut dg semangat Mas utk berobat sampai tuntas. Semoga sehat selalu!

    Reply
    • Kang Amir
      3 Mei 2014 pukul 06.06

      Terimakasih Mbak Ruri, saya semangat sembuh karena saya igin sehat.

  4. Pritha Khalida
    Pritha Khalida 1 Mei 2014 pukul 09.02

    Naah kan ada bukti lagi. Semoga smua orang yg terkena TB semangat untuk sembuh :)

    Reply
    • Kang Amir
      3 Mei 2014 pukul 06.17

      Iya Mbak, saya terkena penyakit ini tahun 2011 lalu, pahit sekali rasanya. Tulisan ini juga saya dedikasikan agar para penderita TB semangat untuk sembuh

  5. Kang Amir
    3 Mei 2014 pukul 06.08

    Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    Reply
  6. Unknown
    Unknown 2 Februari 2015 pukul 21.45

    asalamualaikum mas,
    saya mau nanya,
    apa pantangan dan larangan dalam pengobatan tbc,
    soalnya saya juga lagi pengobatan,
    dan sudah meminum obat selama 1bulan,

    Reply
    • Kang Amir
      12 Februari 2015 pukul 04.50

      Harus dan harus dan harus mengikuti petunjuk pengobatan dokter atau perawat jika ingin sembuh, pakai masker agar percikan ludah tidak menulari orang lain karena virus ini sangat rentan menular. Makan makanan bergizi, kurangi gorengan, olahraga yang cukup, istirahat cukup dan jangan sampai putus minum obat.
      Saya dulu juga begitu, tetapi karena saya patuh perintah dokter dalam pengobatan maka dalam 6 bulan saya langsung sembuh. Kalo sudah sembuh harus hati jangan sampai terjadi yang kedua kalinya, karena yang kedua kali itu pengobatanya lebih parah, harus di suntik juga selama pengobatan yaitu 9 bulan, mau di suntik selama 9 bulan, makanya jangan sampai terkena penyakit ini. Thanks

    • Anya
      Anya 10 Januari 2017 pukul 18.50

      Mas amir,sy jg sm pndrt TB nih kategori 2 dn msh dlm pengobatan apa bnr slm 9 bln di suntik terus soalnya sy jg lg menjalani terapi itu... Sy jd takut�� udh sdih bngt klo ada yg mengucilkan sebab sy hrs tiap hari prgi k puskesmas buat di suntik kdg" sk ada DR/perawat yg gk mau berbagi jasanya pd sy mungkin bg mereka penyakit ini sngt menjijikan tp mereka gk tau apa yg sy rasakan dgn penyakit ini...jd mnrut mas amir bgimn tntang mereka yg mengucilkan penyakit TB??

    • Kang Amir
      10 Januari 2017 pukul 19.38

      Mbaknya yang sabar saja ya Mbak, saya ikut sedih mendengarkan cerita Mbak Anya. Dan semua yang terjadi atas kehendak Tuhan. Yang terbaik menurut kita belum tentu yang terbaik menurut Tuhan. Andai kita bisa memilih, kita pasti takkan pernah mau untuk sakit. Soal hubungan sosial dengan masyarakat, patuhi saja apa perintah dokter dan lakukan yang terbaik. Jangan pernah sekali kali melanggar untuk tidak berobat. Agar penyakit Mbaknya cepat sembuh. Amin

    • Unknown
      Unknown 4 Juni 2018 pukul 17.40

      Sy jg kena tb,malahan ada benjolan di leher juga,,, skrng lg jalanin pengobatan,, di suntik dan minum obat,, epek nya lumayan,, tp berusaha lanjut terus,,,,

    • Unknown
      Unknown 4 Juni 2018 pukul 17.41

      Sy jg lg jalanin pengobatan tb kelenjar,,, minta doa nya biar sy bs sembuh,,,,

  7. Unknown
    Unknown 1 Mei 2015 pukul 05.39

    Mas, saya mau tanya. Saat anda terkena penyakit tbc tersebut sampai masa penyembuhan, apa anda tetap sanggup untuk melakukan aktivitas sehari2 yg cukup berat seperti bekerja/kuliah/olah raga?

    Reply
    • Kang Amir
      1 Mei 2015 pukul 06.39

      Tidak terlalu, saya tetap beraktifitas sehari hari namun tidak terlalu capek. Yang penting haruh patuh minum obat dari dokter atau perawatnya. Jangan meludah sembarangan, juga usahakan jangan membiarkan saudara kita menggunakan gelas atau piring bekas kita makan untuk mereka gunakan, untuk meminimalisir resiko penularan.

      Jangan makan gorengan, makanan berminyak minyakan lah pokonya. Jangan batuk sembarangan, kalau mau pake masker agar percikan ludah tidak menyebar menulari orang lain. Juga jaga image biar gak ada yang tau, khawatirnya mereka beranggapan buruk tentang kita.

      Itu saja yang bisa saya sampaikan, kalo mau info lebih lanjut boleh tanya saya di twitter @amir7788. Terimakasih

  8. Unknown
    Unknown 14 September 2016 pukul 21.06

    Pada saat masa penyembuhan yg 6 bln itu apalah bisa beraktifitas seperti biasa? Atau selama 6 bulan itu terus ngerasa batuk badan lemes dan nafsu makan kurang? Mohon pengalamannya

    Reply
  9. Unknown
    Unknown 14 September 2016 pukul 23.03

    Pada saat masa penyembuhan yg 6 bln itu apalah bisa beraktifitas seperti biasa? Atau selama 6 bulan itu terus ngerasa batuk badan lemes dan nafsu makan kurang? Mohon pengalamannya

    Reply
    • Kang Amir
      14 September 2016 pukul 23.27

      Selama 6 bulan batuknya lama kelamaan mulai mereda Mas, dan saya tetap bisa beraktifitas seperti biasa. Tapi saya juga lebih berhati hati menjaga kondisi tubuh, seperti sllu pake masker, hindari batuk di dekat orang, kamar berasih, peralatan makan di pisah dan bersih dsbagainya

    • Kang Amir
      14 September 2016 pukul 23.29

      Selama 6 bulan batuknya lama kelamaan mulai mereda Mas, dan saya tetap bisa beraktifitas seperti biasa. Tapi saya juga lebih berhati hati menjaga kondisi tubuh, seperti sllu pake masker, hindari batuk di dekat orang, kamar berasih, peralatan makan di pisah dan bersih dsbagainya

  10. Unknown
    Unknown 15 September 2016 pukul 05.07

    Bagaimana dengan demam dan nafsu makanya? Normalnya atau sama seperti gjla awal, gk Doyan makan dan lemas

    Reply
    • Kang Amir
      7 Oktober 2016 pukul 20.11

      Awalnya saya demam di malam hari dan batuk kering tapi berdahak, dahaknya kental banget, ternyata kena TB, lalu aku perikasakan diri ke klinik untuk di obati. Obatnya gratis ya seluruh Indonesia dari pemerintah, asalkan di klinik, bukan dokter praktek. Kalau makan kurang enak, badan lemas. Tapi setelah sembuh aku jadi nafsu makan banget, mungkin karena asupan tubuh selama sakit kurang, jadi saat pemulihan penginya makan terus

  11. Unknown
    Unknown 7 Oktober 2016 pukul 16.19

    Mas, saya juga penderita tbc, sudah hampir sebulan saya menjalani pengobatan tapi setiap malam saya harus pake oksigen karna sesak akibat batuk. Apakah itu tidak apa-apa?

    Reply
    • Kang Amir
      7 Oktober 2016 pukul 20.12

      Sepertinya tidak apa, oksigen itu kan untuk membantu pernafasan jika pasien mungkin terasa sesak buat bernafas, kalau aku waktu itu tidak

    • Unknown
      Unknown 14 November 2016 pukul 11.06

      Maaf,sy jg penderita TB dan dlm masa pengobatan. Jika mbak wan betti lestari merasa sesak,bisa minum campuran jus wortel dan tomat, beri air dan gula(saring sblm mnum).. lalu stlh itu buat jus timun (yg tdk kecut/pahit) lalu saring dan minum.
      Jika sempat, buatlah jus kurma sebanyak ganjil(bukan sari kurma)
      Sy pakai kurma jenis lulu sb tdk terlalu manis.
      Sering konsumsi jus kombinasi wortel sgt bagus,tdk ada efek sampingnya.
      Stlh konsumsi jus ini..sy sdh tdk pakai bantuan oksigen.smg membantu trmakasih

  12. tiayhatia
    tiayhatia 3 November 2016 pukul 02.41

    saya dvonis tbc setelah dlihat d ronsen kata dokter.. karna paru2 saya sebelah kiri2 tertutupi 1/4 dan ada cairan dparu2 saya...
    walaupun saya tidak ada batuk ataupun berdahak 😒

    5 hari saya konsumsi obat tb.. semoga saya bebas dari tbc 😊

    Reply
    • Kang Amir
      3 November 2016 pukul 06.59

      Amin, jaga kesehatan ya ?

  13. Isriade Putra
    Isriade Putra 30 November 2016 pukul 22.32

    Maaf mas Numpang Tanya, Saya Putra di diagnosa dokter terkena TB juga dari ronsen dan dari ciri batuk saya Mengrluarkan darah.. sekarang saya udh berobat selama 1 stengah bulan , tapi badan saya lemas sekali saat menggunakan obat ini.. apakah badan mas dulu saat masa pengobatan juga lemas ?

    Reply
    • Kang Amir
      1 Desember 2016 pukul 19.11

      Iya, saya dulu juga lemas sekali seperti tak ada daya untuk gerak, dan yang paling penting jangan pernah sekali kali melanggar aturan dokter, karena jika dilanggar maka penyakit akan bertambah berat dan pengobatan akan semakin sulit dan lama

    • Catatan Harian19
      Catatan Harian19 7 Desember 2016 pukul 21.40

      Saya juga di vonis TB beberapa hari yg lalu.. Awalnya syok pas denger dr dokter, karena selama ini saya jarang terkena penyakit serius selain Magh.. Awal minum obat, kondisi saya mudah lelah kalo beraktifitas lama.. Yg mas rasakan ada pandangan lain ga selama pengobatan?

    • Catatan Harian19
      Catatan Harian19 7 Desember 2016 pukul 22.00

      Saya juga di vonis TB Paru, beberapa hari yg lalu sama dokter.. Awalnya sya syok dn ga percaya.. Saya sudah minum obat beberapa hari ini, tpi saya merasa sering merasa lemas dn lelah ketika melakukan aktifitas lama.. Apa ada pantangan lain yg mas rasakan selama menjalani pengobatan selama 6 bulan?

    • Kang Amir
      8 Desember 2016 pukul 03.09

      Saya juga dulu saat meminum obat, terutama saat pertama awal masa pengobatan. Yang saya lakukan agar sembuh yaitu dengan menuruti semuaanjuran dokter, tidak sama sekali makan goreng gorengan atau berminyak, banyak makan sayur dan buah, saya dulu juga kena mah juga, saya juga menghindari makanan pedas, asam dan bersantan.

      Soal kebersihan jugaa sangat saya jaga, pralatan makan saya cuci bersih dan saya bilas dengan air mendidih agar kuman mati.

      Coba baca artikel saya tentang TB yang lainya di http://www.amir-silangit.com/2016/10/pengalamanku-mengatasi-sakit-tb-paru.html

  14. deemstwo
    deemstwo 24 Maret 2017 pukul 07.47

    Maaf mas, sy mw tanya. Ibu sy didiagnosis tb tp alergi dgn inh, obat yg diberi lepasan dan kontrol 2 minggu sekali utk dpt obat.
    Mulai minum oat tgl 10 feb, kalau dihitung 60 hari jatuh tgl 10 april utk masa 2 bulan pertama yg harus rongent dan cek dahak, sedangkan jadwal kontrol 7 april.
    Yg mw sy tanyakan berdasarkan pengalaman mas, utk evaluasi (rongent/cek dahak)apa harus benar2 pas 2 bulan?
    Atau ketika kontrol tgl 7 april sy sdh bawa hasil testnya?
    Terima kasih

    Reply
    • Kang Amir
      20 Mei 2017 pukul 07.42

      Kalau untuk tes dahak itu 2 kali kalau gak salah, buat mendeteki kuman bagaimana perkembanganya. Tapi kalu mnurut sy ikuti sj perintah dokter, kalau di suruh rontgen ya harus rontgen

  15. Anonim
    Anonim 4 April 2017 pukul 11.46

    mas. boleh berbagi info ? sy mw tanya apakah pengidap TBC tidak boleh diruangan berAC?

    Reply
    • Kang Amir
      7 Juni 2017 pukul 18.59

      Sebaiknya jangan, karena menurut saya, udara dari hasil pernafasan akan menyebar

  16. Admin
    Admin 20 Mei 2017 pukul 04.04

    Mas saya mau tanya. Saya baru saja hari ini terdiagnosis terkena TB. Saya sedih mendengarnya karna menurut perawat saya harus mengurangi bersosialisasi dgn teman2 dan selalu pakai masker. Pdhal sbelumnya saya tdk pernah pakai masker. Saya bingung menjawabnya bagaimana nanti jika tmn2 kuliah dan kos bertanya. Oiya obat yg merah itu sekali minum 3 butir jg kah mas?

    Reply
    • Kang Amir
      20 Mei 2017 pukul 07.44

      Hidup itu memang penuh resiko Mbak/Mas, lakukan saja yang terbaik, intinya kan kita tidak berbuat jahat terhadap orang lain. Gak harus pakai masker mnurutku, cuma kalau batuk harus di tutupi danjangan buang dahak sembarangan

  17. Unknown
    Unknown 7 Juni 2017 pukul 02.55

    Mas, saya kmrn di nyatakan TB paru positif rasanya sedih bangeeeeet mau nangis tp nanti keluarga tambah sedih.. hari ini pertama saya mulai pengobatan obatnya pro TB 4 nah yang saya bingung saya beratnya 58kg kalau kata apoteker kmrn saya disuruh minum 3 kapsul tp di internet saya liat untuk BB seperti saya minum 4 kapsul, jadi saya bingung mas mohon masukkannya

    Reply
    • Kang Amir
      7 Juni 2017 pukul 19.00

      Coba tanyakan dokter atau perawatnya, saya tidak memberikan anjuran karena saya bukan dokter atau perawat.

  18. Anonim
    Anonim 22 Juni 2017 pukul 21.29

    Mas saya lagi pengobatan tb jalan 4 bulan skrg , nah ketika masnya berobat, pernah gk batuk (flu) . Soalnya saya skrg tiba2 kena flu dan batuk, terus setelah ke dokternya , dikasih obat tambahan , dan skrg sering keluar dahak hijau kental . Apa tb saya kambuh lagi , atau cuman batuk dan flu biasa ?
    Mas pernah ngalamin kaya saya gk selama pengibatan

    Reply
    • Kang Amir
      24 Juni 2017 pukul 02.18

      Sepertinya saya tidak terkena flu dulu, agak lupa sih. Tapi jika kena flu dan batuknya bertambah, mungkin karena cuaca di tempat Mbak/Masnya lagi kurang bersahabat, sehingga jadi terkena penyakit tersebut. Terlebih karena Mas/Mbaknya lagi sakit batuk, frekuensi batuknya jadi bertamabah dan menurut saya itu wajar jika dikasih obat tambahan sebagai pencegahan.

  19. Unknown
    Unknown 29 Juni 2017 pukul 08.00

    Syukur alhamdulilah mas,, makasih wat motifasinya,, kebetulan calon istri q pun mengalami penyakit ini,dan mohon doanya yah semoga kekasih q dapat menjalani terapi TB ini selama kurang lebih 6bulan ,, ga tega liat dy sakit:'(

    Reply
    • Kang Amir
      29 Juni 2017 pukul 15.59

      Iya Mas, saya do'akan semoga cepet sembuh ya, yang sabar ^^

  20. Sebut saja MAWAR
    Sebut saja MAWAR 29 Juni 2017 pukul 21.58

    Saya sedang menjalani pengobatan tbc sudah 4 Bln
    Awalnya begitu dengar dari dokter kalau saya positif tbc
    Shock.. Sedihhh.. Dan ga percaya
    Sering bertanya2 pda diri sendiri "Koq bisaaaaaa"
    Padahal saya tdk perokok.. Tdk ada riwayat penyakit berat (TBC)
    Lega aja Begitu dokter bilang Ayooo semangattt mnum obatnya.. TBC bisa Sembuhhhh ..asal DISIPLIN
    Cuma dokter bilang pengobatan saya 9 bln (dan ini pertama kali)
    Saya tidak batuk berdahak dan tdk batuk darah
    Cuma saat di rontagen.. Diparu2 saya terdapet cairan
    Yg banyaknya sekitar 4 cc
    Akhirnya cairan nya disedot.. Alhmdulillah nafas saya lega, dada tdk sesak dan tidak demam lg
    Dokter suruh saya rontagen ke 2 .. Buat membandingakn dgn rontagen sebelumnya..
    Daaann alhmdulillah ya Allah.. Hasilnya sangat memuaskan
    Dan banyak sekali perubahannya..

    Buat Kalian yg mengalami penyakit TB/TBC
    SEMANGATTT... KALIAN GA SENDIRIII
    KALIAN PASTI SEMBUUUHH DAN HARUS SEMBUHHH
    Masa Depan kalian Masih panjang!!
    Jgn hal seperti ini jadi DOWN yaa :))

    Reply
    • Kang Amir
      31 Juli 2017 pukul 17.32

      Semangat untuk sembuh, trimakasih sudah berbagi pengalaman

  21. Asri 1812
    Asri 1812 18 Juli 2017 pukul 22.45

    Sy sudah hampir 2 bulan pengobatan TB perut dan sampai sekarang masih merasakan lemas nya setelah minum obat, ada yg pernah ngerasain ga ya

    Reply
    • Kang Amir
      31 Juli 2017 pukul 17.32

      Itu efek obat karena sedang melawan kuman

  22. Vitria
    Vitria 4 Agustus 2017 pukul 10.15

    Mas, ibu sy tb. Baru 1 minggu minum obat. Tapi tiap abis minum dada nya panas. Kepala pusing. Mual. Dia jd ga bisa tidur malam.Apa mas jg dulu begitu.. terus hilangnya berapa lama?

    Reply
    • Unknown
      Unknown 8 Agustus 2017 pukul 06.43

      Saya juga gito mba... Mlahan saya gatal2... Sampai ga bisa beraktifitas..

  23. Unknown
    Unknown 8 Agustus 2017 pukul 06.42

    Mba vitria... Saya juga gito malahan saya gatal2 setelah minum obat itu..

    Reply
  24. Jims Honey
    Jims Honey 17 Agustus 2017 pukul 19.51

    Saya juga sedang menjalani pengobatan TB Paru. Sudah berjalan 2 bulan. Tapi kok masih kurus saja ya berat badan ga naik2? Sekarang saya juga kena pengaruh obat, nyeri sendi, sendi kaki lutut dan tangan sakit nyeri semua. Apa mas nya dulu begitu? Mas nya minum susu ga buat penunjang supaya cepat sembuh? Saya setiap pagi minum madu dan setiap malam sebelum tidur minum susu bear brand yg katanya bagus untuk pengobatan. Mohon bagi pengalamannya ya mas mba. Thanks

    Reply
    • Kang Amir
      20 Desember 2017 pukul 22.48

      Kalo saya, badan sangat lemas. Saya juga minum susu bubuk indomilk. Madu bagus juga buat menambah daya tahan tubuh

  25. Jims Honey
    Jims Honey 17 Agustus 2017 pukul 19.56

    Saya juga sedang menjalani pengobatan TB Paru. Sudah berjalan 2 bulan. Tapi kok masih kurus saja ya berat badan ga naik2? Sekarang saya juga kena pengaruh obat, nyeri sendi, sendi kaki lutut dan tangan sakit nyeri semua. Apa mas nya dulu begitu? Mas nya minum susu ga buat penunjang supaya cepat sembuh? Saya setiap pagi minum madu dan setiap malam sebelum tidur minum susu bear brand yg katanya bagus untuk pengobatan. Mohon bagi pengalamannya ya mas mba. Thanks

    Reply
  26. Vina Yolanda
    Vina Yolanda 20 Agustus 2017 pukul 20.33

    banyakin makan telor ayam kampung itu bagus dan buat berat naik , dan buat nafsu makan bertambah , dan memang seharusnya penyakit tb minum susu minimal 3 hari , ini pengalaman pribadi saya sih

    Reply
  27. Vina Yolanda
    Vina Yolanda 20 Agustus 2017 pukul 20.37

    itu juga dulu yg saya alami mba sama kaya mba ,, nah menurut saran saya mba makan telor ayam kampung mentah karna itu buat nambah berat badan dan nafsu makan terus susu minimal 3 kali sehari di minum , jangan dipikirin mba penyakitnya , makanan yg bergizi dan banyakin minum. pake masker sih kemana mana saya saranin , itu pengalaman sayanl waktu terkena tb dan never give up mbak

    Reply
  28. Lina dwi prasetiyo ningrum
    Lina dwi prasetiyo ningrum 31 Agustus 2017 pukul 00.28

    Saya juga sedang pengobatan tb berjalan 2 bulan ini. Sama seperti mb nurna, saya ngrasain nyeri sendi semua tulang rasanya sakit semua,batukku juga masih ,Dan seringkali tiap batuk muntah, badan juga masih terlihat kurus, dari dokter nambahin resep obat nafsu makan, klo dari pengalaman mas dulu juga ngrasain nyeri sendi g?? Kira2 sampai kapan efek itu sembuh. Rasanya sedih sekali tiap mau jalan ,sujud sholat ato mau bangun tidur sendi2 lutut nyeri sekali..

    Reply
    • Kang Amir
      20 Desember 2017 pukul 22.50

      Iya, itu memang efek obat. Dan efeknya beda beda tiap orang. Kalo saya efeknya jadi sulit berpikir, daya tangkap berkurang, namun pulih kembali setelah sembuh. Sekitar 4 bulan setelah sembuh, efek obat sudah mulai berkurang

  29. Unknown
    Unknown 19 September 2017 pukul 04.14

    Saya juga pernah kena tb mas tahun 2012 lalu
    Skrg stelah melahirkan dan menyusui
    Sya merasa lemas dan berat bdn turun drastis..
    Sya takut tbc kambuh lagi
    Saya sedih krna anak sya msh kcil..
    Td pg sya sudah test dahak hasilny bsok baru kluar..
    yaa robb smoga hasilnya negatif ..
    Sya takut kambuh lagi...

    Reply
    • Kang Amir
      20 Desember 2017 pukul 22.55

      Jangan sampe kena yang fase 2 Mbak, karena lebih lama pengobatanya dan kuman lebih kuat. Orang yang sudah terkena TB, status kesehatanya itu udah beda dengan yang belum pernah kena TB. Maka dari itu kudu kudu bener2 jaga kshatan, karena yang pernah kena TB itu lebih rentan kna batuk, kata perawatnya sih gitu

  30. Unknown
    Unknown 19 September 2017 pukul 23.45

    Bersyukur pada tuhan bro... Dialah yang paling depan atas kesembuhanmu

    Reply
  31. Unknown
    Unknown 19 September 2017 pukul 23.47

    Pengen sharing sama orang YG terkenak TBC ..ini noku 082199161619

    Reply
  32. Unknown
    Unknown 20 Desember 2017 pukul 19.58

    Pengen nanya,saya sudah di nyatakan sembuh dari penyakit TB oleh dokter ?
    Tapi yg saya rasakan masih ada batuk" berdahak apakah itu bekas nya ?

    Reply
    • Kang Amir
      20 Desember 2017 pukul 22.56

      Asal kuman sudah 100% hilang, itu cuma batuk biasa, tapi tetap kudu waspada

  33. Anonim
    Anonim 3 Januari 2018 pukul 20.46

    Saya divonis dokter tb mas bru bbrp hari lalu, kalau mengenai gejala sih sudah seperti agak lama, karna itu saya cek ke dokter. Saya bingung awalnya bisa kena dari mana, saya sedih juga. Kalo mengenai perlatan makan, spons cuci piring, harus di pisah dari anggota keluarga yang lain gak ya? Saya takut mereka tertular. Trs saya tidur di ac, apakah penggunaan ac harus saya hentikan? Makasih mas.

    Reply
    • Kang Amir
      7 Juni 2018 pukul 00.19

      Sepertinya untuk memastikan peralatan makan aman dari virus TB, kudu di pisahkan, gapapa karena hanya 6 bulan atau masa pengobatan, setelah itu sudah tidak lagi. Maaf baru bales. Kalo AC baiknya di hentikan, karena penularan TB itu melalui udara, dan pastinya AC sangat rentan menularkan virus

  34. Unknown
    Unknown 4 Januari 2018 pukul 18.52

    mas sy mw tnya.
    adik sy didiagnosa trkena TB Paru & baru menjalani obat OAT nya sdh hmpr 1 bulan ini. tp BB ny itu blm terlalu terlihat signifikan, tp dr raut wajah sdh segaran krna beliau sy beri mkanan 4 sehat 5 sempurna. sy mw tny utk menaikkan BB ny bgaimana ya mas sama menurut dokter utk makanan selingannya itu hrs minum susu bubuk. tp dokter tidak bilang merk nya apa. tp pas sewaktu drawat di rs di beri susu bubuk proten ( semacem susu keledai penambah makanan & kaya protein ). nah apa buat utk penganti mknanny apa merk susu bubuknya sy samain aja atw gimana ya mas?
    mohon infonya

    Reply
    • Kang Amir
      7 Juni 2018 pukul 00.21

      Kalo sakit udah mulai sembuh, berat badan bisa naik kayak saya dulu. Kalo merknya dancow. Dulu saya beli masih 1500

  35. Anonim
    Anonim 21 Februari 2018 pukul 00.09

    Sy jg sdg pengobatan tb, fix minum obatnya bru seminggu tp sy ga bs aktivitas mas lemes bgt ,jalan sedikit rasanya dada sakit
    Dlu mas nya apa pernah kaya gitu. Trus brp lama bs aktivitas normal lg

    Reply
    • Kang Amir
      7 Juni 2018 pukul 00.22

      Itu reaksi obat Mbak, saya juga lemes banget sampe jari gak bisa gerak, tapi lama lama pulih juga, di minum terus saja obatnya

  36. Anonim
    Anonim 13 Maret 2018 pukul 22.57

    Aslm mas klau pake obat herbal kyk jelly gamat ma pil herbal apa bagus dan efektif ngobatin penyakit TB

    Reply
    • Kang Amir
      7 Juni 2018 pukul 00.23

      Kalau itu saya kurang paham Kak, tapi saya pernah baca kalo jelly gamat bisa sembuhkan TB

  37. Anonim
    Anonim 13 Maret 2018 pukul 22.58

    Aslm mas apa pengobatan pake obat herbal sperti jelly gamat dan pil herbal bagus jga buat ngobatin TB

    Reply
  38. Unknown
    Unknown 15 Maret 2018 pukul 08.03

    Mas saya mau bertanya, mas ketika pengobatan pernah tidak merasa sesak nafas ketika tidur terlentang/miring dan saat sujud? Saya suda dua bln jalani pengobatan. 2minggu pertama saya suda seperti orng sehat. Suda tdk batuk lagi walau bb belum naik. Tp sdh 2bln pengobatan saya batuk lg dan sesak+nyeri punggung. Saya jd takut.

    Reply
    • Anonim
      Anonim 20 Maret 2018 pukul 04.34

      Udh kontrol lg ke dokter mb? Udh ronsen lg blm?

    • Kang Amir
      30 Maret 2018 pukul 07.01

      Kayaknya dulu saya juga gitu, kalo tengkurep sesak, tapi setelah minum obat lama lama ilang. Coba ke Dokter lagi

  39. Unknown
    Unknown 30 Maret 2018 pukul 06.57

    Mas.. boleh tanya adik sy kan udh pengobatan tahap 2 trs obatnya juga ssh ganti yg warna coklat udh 1bln ini minum yg wrna coklat itu. Tp skrg kok sdh hmpr 1minggu adik sy ini tiap mlm keringetan ya. Kaya awl mula gejala tb paru nya. Tapi suhu badannya itu 37an lbh, trs batuknya jg gak sering jarang gt. Itu knp ya mas. Mohon infonya..

    Reply
    • Kang Amir
      6 April 2018 pukul 18.27

      Sepertinya perlu di cek kesehatanya, coba bawa ke lab. buat memastikan kalo Adik Anda sehat. Khawatir ada indikasi tertular soalnya. Semakin cepat semakin baik, karena keringetan di malam hari itu gejala TB, maaf jika mengagetkan, demi kebaikan Adik Anda dan keluarga

  40. Unknown
    Unknown 6 April 2018 pukul 16.21

    Mas/mba mau tanya kalo abis konsumsi obat tb terus langsung makan permen sebiji/2bini boleh ga sih? Buat ngilangin rasa mualnya

    Soalnya kan abis konsumsi obat itu rasanya mual bnget, bahkan sering sampe langsung kemuntahin tp obatnya mah ga keluar

    Minta pendapat nya ya mas mba
    Berbagi itu indah😊

    Reply
    • Kang Amir
      6 April 2018 pukul 18.28

      Sebaiknya jangan permen Mbak, soalnya kan permen itu bahan kimia dan sering di anggap pemicu batuk, terutama buat anak anak. Kalo bisa pake cara lain, tapi bukan permen dan teh. Teh itu juga di anggap melawan reaksi obat. Air kelapa juga melawan reaksi obat

  41. Unknown
    Unknown 7 April 2018 pukul 02.02

    Mas, syukur alhamdulillah sembuh total... tetap semangat mas..

    Reply
  42. Unknown
    Unknown 7 April 2018 pukul 02.07

    Mas, apakah berkenan saya kontak langsung dengan Mas melalui telepon/SMS/Medsos?
    Terimakasih

    Reply
    • Kang Amir
      7 Juni 2018 pukul 00.23

      Boleh saja, lewat medsos saja

  43. Anonim
    Anonim 6 Juni 2018 pukul 22.38

    Kak anak saya yg bru umr 4th baru mulai pengobatan tb paru, apakah selama minum obat masih batuk2, atau minum obt brp lm baru batukny sembuh..trimakasih

    Reply
    • Kang Amir
      7 Juni 2018 pukul 00.25

      Sebelumnya saya turut prihatin atas sakit yang di alami Anak Anda. Kalo selama minum obat saya masih batuk batuk, namun semakin mendekati masa berobat habis, frekuensi batuk semakin berkurang, dan sebaiknya pakai masker biar gak nular

  44. Yusuf sudrajat
    Yusuf sudrajat 9 Juni 2018 pukul 18.31

    Mas ayah saya penderita TB ,belum kronis kata dokter ,,tapi Dahaknya negatif dan pas di rongsen Positif TB ,,Tapi mas dya tidak batuk,apalagi sambil berdarah,,,,Pengobatannya sudah berjalan 1 bulan yg hanya dia rasakan lemas,Kurang keseimbangan,Dan merasa dingin mas,,Apakah itu memang terjadi pada penderita TB?

    Reply
    • Kang Amir
      10 Juni 2018 pukul 17.33

      Iya, seperti itulah penderita TB

  45. Anonim
    Anonim 9 Juni 2018 pukul 22.07

    Selamat pagi mas. Saya minggu kemarin di diagnosa TB paru dan baru mulai makan obat nya hari ke 2. Nafsu makan saya memang turun drastis sebelum dan setelah didiagnosa menderita tb ini. Apalagi saya juga di diagnosa menderita dyspepsia atau kram lambung. Setiap makanan yang saya makan selalu dimuntahkan lagi. Dan saya baru melihat nasi saja sudah muntah.
    Apa waktu mas dalam masa penyembuhan dulu juga menderita penurunan nafsu makan yang luar biasa seperti saya? Seperti apa pola makan mas Amir dulu sewaktu masa pengobatan?
    Mohon bantuan saran makanan apa yang harus saya makan sebagai pengganti nasi?
    Apa saya boleh makan kentang goreng sebagai pengganti nasi?
    Bahkan makanan lain pun kerap saya muntahkan.
    Saya takut hal ini berdampak pada keberhasilan pengobatan tb saya
    Terima kasih sebelumnya

    Reply
    • Kang Amir
      10 Juni 2018 pukul 17.36

      Kalo dulu nafsu makan saya juga berkurang drastis. Tapi lama lama membaik. Saya sering makan buah karena rasanya manis. Mungkin Agan bisa makan buah juga biar ada makanan yang masuk kedalam perut. Atau makanan pengganti nasi lainya yang sekiranya enak di makan

    • Onet
      Onet 14 Juni 2018 pukul 20.12

      mual muntah, lemas dan depresi serta daya pikir kurang tanggap, dan gelisah adalah efek pertama pengobatan TB

      Di jika ada riwayat kram lambung maka efek yg keluar adalah sensasi mau muntah tapi gak bisa muntah, dada terasa panas karena asam yg di hasilkan cukup tinggi

      Dalam fase ini mohon minta di dampingi sanak atau keluarga, karena terkadang akan menyebabkan sesak nafas .

      Jika semangat masnya kuat , maka pada hitungan Minggu ke 2 efek seperti lemas, gelisah dan gak fokus akan bengangsur reda , tinggal meningkatkan nafsu makan .

      Usahakan makan bubur buatan sendiri yg tidak mengandung santan, sampai efek efek" pengobatan tersebut berlangsung mereda

  46. Unknown
    Unknown 22 Juni 2018 pukul 23.01

    Slamatt sore mas/mbak, sejak january 2018 kemaren saya di katakan positif tbc sama dokter specialist paru pada hasil rontgen,karena saya batuk ngeluarin darah cukup banyak dan sudah menjalani berobat yg trakhir selama 6 fase, selama dalam fase berobat saya mengalami lemas, pusing,mual dan Kadang muntah ttpi saya tidak patah semangat karena penyakit tbc ituu bisa disembuhkan asalkan patuh minum obat!! Ttpi saya bingung kenapa saya harus tiaphari minum obat oatnya, dlu ibu saya minumnya seminggu 3x(senin, rabu, jumatt)

    Reply
    • Onet
      Onet 23 Juni 2018 pukul 18.01

      Alhamdulillah mas sampean yg nangani dokter spesialis paru lsng, saya bulan Mei ini di vonis, dari puskesmas dari hasil dahak, lsng deberi OAT dan saya minum .

      1. Minggu pertama mual, muntah, pusing, depresi, gelisah , dan gak fokus.

      Saya laporkan ke petugas puskesmas mereka hanya bilang harus naik badan, karena indikator kesembuhan naik badan, mereka gak menghiraukan indikasi efek yg saya alami dan sampaikan

      2. Minggu ke 2 efek obat sama, dan sudah saya sampaikan tetapi pegawai puskesmas tetap bilang sama - berat badan naik indikasi kesembuhan, tak menghiraukan lagi laporan saya.

      3. Masuk Minggu ke 3 saya ambil obat banyak karena sekalian libur panjang lebaran, karena saya ada perantau dan gak ada yg liat perkembangan mata saya , Minggu ke 3 mual muntah deprris mereda , tapi ternyata mata menjadi kuning dan saya belum sadar, sekali lagi karena saya hidup sebatang kara jadi kurang ada yg memperhatikan perubahan yg terjadi Dimata saya, maka saat mengambil obat berikutnya pegawai melihat a…

    • Kang Amir
      12 Oktober 2018 pukul 21.17

      Terimakasih sudah bantu jawab

  47. Unknown
    Unknown 5 Juli 2018 pukul 23.25

    mas saya mau tanya.. klo mas berapa lama ngeluarin keringat malam sampai berhenti? makasih ya mas

    Reply
    • Kang Amir
      12 Oktober 2018 pukul 21.22

      2 Mingguan kayaknya Mas, agak lupa udah lama soalnya

  48. Unknown
    Unknown 7 Juli 2018 pukul 00.39

    Adik saya juga terkena TB ,mas. Baran nya habis sangat kurus. Sekarang sedang dirumah sakit dan dikasih oksigen,kalau gk pake sesak nafas. Makan gk mau,minum aja maunya. Kalau disuntik,perut jd panas. Sedih melihatnya Kary umur masih 18 tahun. πŸ˜₯

    Reply
    • Kang Amir
      12 Oktober 2018 pukul 21.23

      Semoga cepat sembuh ya, makan buah buahan biar cepet sembuh kalo belum mau makan nasi

  49. Unknown
    Unknown 21 Juli 2018 pukul 21.14

    Assalamualaikum mas, saya baru sebulan keluar dr ruang isolasi TB dan sudah kontrol 2 kali untuk ambil obat saya patuh ajuran dokter untk minum obat tapi bagaimana dengan makanan yg saya makan patangannya apa, saya sempat berjemur 3 hari eh besoknya saya batuk dahak warna biasa putih. Dan bb kayaknyanya turun lagi.. dulu mas berapa lama bb bisa nambah?

    Reply
    • Kang Amir
      12 Oktober 2018 pukul 21.34

      Gorengan dan es baiknya jangan di konsumsi dulu karena itu memicu batuk. Dulu sekitar 4 bulan kulit udah memerah dan BB naik lagi

  50. Unknown
    Unknown 21 Juli 2018 pukul 21.18

    Masmau nanya lagi selama perawatan 6 bulan ada minum susu tambahan ga? Mandi pakai air dingin boleh ga?

    Reply
    • Onet
      Onet 22 Juli 2018 pukul 18.22

      hallo gan ... sebelumnya yuk kita saling memberi semangat, karena saya juga ngalamin kondisi seperti agan, dulu satu bulan menjalani terapi OAT dari pukesmas sampai rujuk dan di opname dan di stop karena efek dari obat OAT ( mata, kulit kuning - hepatitis karena obat / DIC ) dan baru hari kemaren diberi dosis full walaupun di kurangin satu jenis.

      agan konsultasi sama dokter spesialis paru tidak ? jika tidak ( hanya dari puskesmas ) sebeum kejadian sperti saya hati agan harus dapat suplemen : hepamax atau cucurma ct - terserah mau pakai mana kalau pakai bpjs biasa obatnya curcuma ct , jika di tebus diluar hepamax 30 butir 315 rb harganya, sama vitamin b complex ( inget gan fungsi hati bener" di jaga ) .


      untuk makan saya pernah bertanya apa pantangan, dokter bilang sih gak ada , tapi lebih bagusnya : jangan makan yang berinyak, bersantan dan jangan makan yang bisa menyebabkan produksi asam lambung meningkat .

      badan saya sebelum di opname drop sampai 39 kg , keluar dari rumah sakit say…

    • Kang Amir
      12 Oktober 2018 pukul 21.35

      Dulu saya minum susu bubuk dancow, kalo badan kerasa adem baiknya mandi pake air anget

  51. Unknown
    Unknown 27 Juli 2018 pukul 20.19

    Permisi gan, ane sudah sembuh dari tb berobat slama 6 bln, ttpi kok masih pusing,panas/sakit di perut, lemas tiba", dan kadang rada ke nyesak gitu, apakah wajar karena saya lagi beradaptasi pemulihan karena efek smaping oat

    Reply
    • Kang Amir
      12 Oktober 2018 pukul 21.36

      Sepertinya itu wajar karena efek obat, yang penting sudah tidak batuk lagi

  52. aulia alwin
    aulia alwin 3 Agustus 2018 pukul 13.01

    Saya sedang menjalani pengobaysn tbc mas,klo boleh tau klo udh sembuh total boleh minum es lg gak ya mas, kangen saya minum es hheee

    Reply
    • Kang Amir
      12 Oktober 2018 pukul 21.28

      Boleh tapi jangan kebanyakan tar kena lagi

  53. Unknown
    Unknown 6 Agustus 2018 pukul 07.26

    Alhaamdulillah

    Reply
  54. Unknown
    Unknown 23 Agustus 2018 pukul 16.28

    Mas.. Saya di vonis tbc kmren2 pas cek dahak.. Hasil negatif.. Tpi selang 3 blanan knpa tiba2.. Kuman nya sudah yg paling kuat.. Dan pas seblom minum obat saya jarang batuk darah... Pas mengonsumsi obat jdi sering batuk darah.. Itu efek obat atau gimna ya mas???

    Reply
    • Kang Amir
      12 Oktober 2018 pukul 21.29

      Bisa jadi, mungkin ada komplikasi, coba cek ke Dokter

  55. LaaTansa Cookware
    LaaTansa Cookware 22 September 2018 pukul 00.57

    Alhamdulillah..
    Senang sekalai membaca cerita kakak.
    semoga sehat selalau.

    Reply
  56. Unknown
    Unknown 3 Oktober 2018 pukul 02.43

    Assalamu alaikum
    Saya juga mengalami gejala2 seprti batuk, kurag nafsu makan, BB mnurun drastis, demam d malam hari, keringat di mlam hari, rusuk saya yg sebelah kanan jg ikut sakit, pokokx saya lemas skali
    Trus saya ke puskesmas di suruh tes dahak tp saya batuk kering jadi tdk ada dahak sdh dikasi obat pengencer dahak tp tetap saja tdk ada
    Yg saya mau tanyakan bgmana carax supaya dahak saya keluar agar bisa diperiksa
    Terima kasih.

    Reply
    • Unknown
      Unknown 5 Desember 2018 pukul 02.34

      Coba pergi rontgen di klinik laboraturium. Trus hasilnya bawa ke puskesmas.

  57. Unknown
    Unknown 3 Oktober 2018 pukul 08.46

    Ane bukan perokok, bukan pemabuk, tapi sering bergadang. Awalnya cuma gampang lemes, terus timbul batuk dan pusing kepala dengan frekuensi sering' setiap malem kringet dingin(demam), klo pagi pagi mual banget' disertai batuk tak henti henti pastinya dengan dahak yg berwarna kehijauan, makan jadi tidak enak gak nafsu pula' malah terasa sakit klo menelan ludah. Ane awalnya gaj mau check up ke puskesmas pikir ane cuma sakit biasa. Setelah kejadia di atas berulang sampe 2 minggu baru ane udah gak kuat lagi. Intinya pengen tau kenapa sebenarnya. Waktu check up di diagnosis terkena TB, ya Allah sedih banget'. Tapi Alhamdulillah masih gejala awal dan gak usah roksen. Awal minum obat ane sampe gak bisa berdiri'serasa gak punya kaki' bahkan gak bisa tidur malam' 5 hari 5 malam gak bisa tidur' tinggi badan ane 157-168 berat badan awal 155-160 waktu kena tb jadi 43. Tapi Alhamdulillah bisa sembuh lagi. Intinya yakin, tawadhu, tawakal, jangan di bikin pusing sakit…

    Reply
    • Kang Amir
      28 Desember 2018 pukul 18.46

      Berarti sama dengan yang saya alami. Yakin dan niat untuk sembuh pasti sembuh

  58. Unknown
    Unknown 11 Oktober 2018 pukul 22.22

    Ass,1 thn yg lalu sya jg pernah kena TB & ank sya jg ktularan sya,krn sya kira sya batuk biasa jd gak pake masker.tp tenyta sya periksa k puskesmas sya & ank sya terkena TB.stlh itu kami d ksh obat buat dminum slma 6 bln lmnya.6 bln minum obat teratur & tanpa putus,sya & ank sya sembuh dr TB.intinya teratur & tanpa putus/brhenti minum obat scra tratur,insya Allah TB nya bsa sembuh.efek samping obt Tb jg macem2,sya dlu nyeri sendi,tulang2 rsanya nyeri smua smpek gak bs beraktfitas normal,tp dokternya ngasih obt lg bwt ngilangin efek smpingnya,jd gak brpa lma hilang jg nyeri sendinya.
    1 lg sran sya,klo kita terkena batuk mending lgsg pake masker,wlaupun kita blm tau itu batuk biasa atw Tb,bwt menghindari penularan bwt yg ada d dket kita,& klo udh d diaknosa kena Tb masker jgn sampek d lepas smpai kita bner2 sembuh total,soalnya kita bersin,kita batuk,kita ngmong bisa ngeluarin percikan bakteri ke udara yg bs buat org d sekitar kita tertular.Trims,, ,

    Reply
    • Kang Amir
      28 Desember 2018 pukul 18.47

      Iya, itu betul sekali, saya juga selalu mengusahakan pakai masker saat batuk biarpun itu batuk biasa

  59. Anonim
    Anonim 7 Desember 2018 pukul 00.31

    Sepengetahuan saya jika penderita TB suda minum obat dalam rentang waktu 1 minggu virus TB akan melemah & tidak menular bagi keluarga, tetapi untuk jaga2 sebaiknya jangan ada kontak langsung air liur atau dahak si penderita dengan orang lain, saudar2 yg menderita TB jangan takut apalagi frustasi TB Insya Allah bisa di obati dengan catatan obatnya selalu di konsumsi sesuai jadwal dari dokter, yang berbahaya itu justru sudah terserang virus dan obatnya putus2 tidak teraktur, ini akan mengganggu penyembuhan karena kekebalan virus semakin bertambah, jadi intinya jangan putus obat dan selalu lakukan medical chekup..Insya Allah anda sembuh..tetap semangat saudara2ku..

    Reply
    • Kang Amir
      28 Desember 2018 pukul 18.52

      Wah gitu ya, saya jadi tau, terimakasih :)

  60. Dhanny
    Dhanny 27 Desember 2018 pukul 03.21

    Permisi, mau tanya. Apakah flek di paru bisa hilang dan bersih setelah dinyatakan sembuh? Karena untuk lamar kerja, bbrp perusahaan mensyaratkan rontgen sebagai tes penerimaan pegawai. Terima kasih

    Reply
    • Kang Amir
      28 Desember 2018 pukul 18.53

      Waduh saya kurang paham, coba konsultasikan ke web kesehatan terpercaya seperti doktesehat.com untuk jawaban yang lebih akurat