Menjadi Manusia Bersayap di Bukit Langit Giripurno

Sayap burung merupakan spot favorit di Bukit Langit Giripurno
Menilik keindahan panorama wisata Kota Kebumen memang tiada habisnya. Jika di selatan Kebumen ada Pantai Menganti dan Karangbolong yang begitu populer di kalangan masyarakat, maka di utara Kebumen tepatnya di Desa Giripurno Kecamatan Karanganyar, ada satu tempat wisata ngehits yang baru baru ini dibuka oleh pemerintah Kota setempat. Nama dari tempat wisata tersebut yaitu Bukit Langit. Di katakan Bukit Langit karena lokasinya berada di ketinggian. Saat pagi hari, kabut atau awan masih menyelimuti tempat tersebut sehingga udara menjadi sangat dingin. 

Pemandangan dari atas bukit
Beberapa waktu yang lalu saya juga berkunjung ke tempat wisata ini dengan berjalan kaki dari rumah saya yang masih desa tetangga. Dari Desa saya Sidoagung jaraknya sekitar 5 km dan bisa ditempuh dengan sepeda motor atau mobil. Namun karena sembari ingin berolahraga, maka saya sengaja berjalan kaki dan sampai hanya dalam waktu 1.5 jam.

Spot wisata yang paling di sukai dari Bukit Langit ini adalah karena disini ada sayap burung yang bisa di jadikan objek foto yang sangat menarik seperti foto saya diatas. Makanya artikel ini saya beri judul Menjadi Manusia Bersayap di Bukit Langit Giripurno hehehe… Namun untuk spot ini kalian harus hati hati karena belakangnya tebing.


Selain sayap burung, yang paling utama dan pasti menarik dari Bukit Langit ini adalah karena kita bisa melihat indahnya pemandangan kota Kebumen dari ketinggian. Juga saat matahari terbit dan terbenam. Bagi Anda yang akan kemah atau camping pun disini banyak menyediakan tenda mini. Harga sewanya kalau tidak salah cuma 30 ribu semalam. Murah banget pokonya. Atau bagi Anda yang hobi bersepeda, bisa juga bawa naik sepedanya kesini, karena seringkali ada pesepeda yang membawa naik sepedanya sampai ke puncak. 

Sebelumya saya juga pernah kesini, namun spot atau wahana permainanya belum ada karena waktu itu masih baru barunya. Tapi seiring berjalanya waktu, fasilitas fasilitas mulai di adakan seperti flying fox, meniti diatas tali, dan panggung panggung untuk berfoto. Jalan atau tangga menuju tempat wisatanya pun terus di perbaiki dengan semen dan paving blok. 

Pintu masuk Bukit Langit
Untuk masalah perut, disini juga sudah berdiri beberapa warung makan seperti lotek, kopi, es, dan lain sebagainya. Untuk urusan belakang, disini juga sudah disediakan toilet atau kamar mandi. Soal kebersihan pun di sini cukup bersih.


Bagi Anda yang akan kesini bisa melalui kecamatan Sruweng lalu jalan ke arah utara dan bisa masuk melalui Dusun Larangan Sidoagung. Atau bagi Anda yang datang dari arah barat bisa lewat Kecamatan Karanganyar melalui Desa Candi lalu jalan ke arah utara menuju Desa Giripurno. 

Tidak usah khawatir soal tracking atau jalanya, walaupun naik turun dan berkelok kelok tapi sudah di pelur dan di aspal halus sehingg aman jika dilalui sepeda motor ataupun mobil. Sementara tiket yang di kenakan hanya 5 ribu rupiah per orang. Murah sangat pokonya, namun menawarkan pemandangan yang begitu menarik. 

Tracking jalan menuju Bukit Langit sudah baik untuk di lalui
Untuk soal keamanan pengunjung juga terjamin. Itu karena pihak wisata memberikan santunan atau asuransi jika suatu hal buruk (semoga jangan) terjadi. Makanya kita juga harus tetap berhati hati untuk selalu menjaga keselamatan. Selesai

Subscribe to receive free email updates:

9 Responses to "Menjadi Manusia Bersayap di Bukit Langit Giripurno"

  1. Kebumen alamnya masih bagus ya Mas, di Tulungagung juga gitu makin banyak wisata hits kekinian buat selfie

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mas, tapi cuma sebagian, ditempat saya sudah mulai banyak perusakan, hewan hewan sudah mulai hilang keberadaanya karena sering diburu

      Hapus
  2. Wahhh seperti diaats awan ya mas hhe :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, karena ini di ktinggian ^^

      Hapus
  3. Tempatnya cukup bagus, hanya tinggal promosi saja oleh pihak terkait ya mas. BTW, Bukit Langit, masih saudaraan sama Amir Langit bukan ya???

    BalasHapus