Xiaomi Band 3 untuk Hidup Lebih Sehat


Sudah lama sekali saya tak olahraga. Semenjak sibuk membangun rumah bulan Juli lalu, (link bangun rumah inspirasi menabung di pasang) saya jadi jarang olahraga. Dan baru kemaren saya berolahraga. Itu pun karena saya memiliki alat bantu berupa gelang jam tangan pintar atau smartwatch yang membuat saya jadi semangat berolahraga. 

Alat ini adalah xiaomi band 3 yang saya dapat dari menang lomba blog (artikel lomba blog saya sematkan). Alat ini bisa di bilang gelang karena bentuknya mirip gelang dan juga bisa di bilang jam tangan karena ada penunjuk waktunya. Tapi alat ini namanya smartwath karena ini jam tangan pintar. 

Waktu pertama dapat gelang atau jam tangan ini, saya enggan untuk menjualnya, karena saya pelaku sedentary alias pekerja yang jarang gerak. Karena tiap hari selalu berada di depan lepi.

Mengapa ? 

Karena gelang ini, selain di tujukan untuk melihat waktu, juga di tujukan untuk berolahraga. Alat ini memiliki fitur fitur kesehatan seperti penghitung langkah, denyut jantung, penghitung kalori, dan lain sebagainya.  

Jadi, saya ini yang memiliki proporsi tubuh dengan berat 60 kg dan tinggi 165 cm, dalam aplikasi Mi Fit di smartphone saya, saya di haruskan berjalan 8000 langkah dan olahraga 40 menit sehari



Apa itu aplikasi Mi Fit ? 

Aplikasi Mi Fit adalah aplikasi untuk melakukan pengaturan terhadap smartwatch ini. Dalam aplikasi ini, kita bisa menseting tanggal lahir kita, berat badan dan tinggi badan kita, yang nantinya akan di konversi ke dalam takaran aktivitas sehat kita. Untuk melakukan pengaturan ini, di perlukan koneksi Bluetooth agar bisa tersambung dengan smartwach ini.



Baca juga : 
  1. Review PowerBank Xiaomi 10000 mAh
  2. Xiaomi Note 5A, Idola Baru di Deretan HP Produksi China!
Dalam sehari, sepertinya saya baru 2 kali mencapai target 8000 langkah. Kalau olahraga saya mah jarang banget. Berarti emang pelaku sedentary seperti saya jarang banget gerak ya ? Dan itu berarti alat ini penting sekali untuk di miliki. 

Buat kalian yang suka jogging, memakai alat ini sangat cocok sekali untuk menghitung berapa langkah kalian. Kita juga bisa melihat seberapa jauh langkah kita dalam kilometer. Alat ini juga pas sekali di pakai dalam keseharian agar bisa di ketahui berapa jumlah langkah kita, dari mulai bangun tidur sampai akan tidur lagi. Jika target bisa terpenuhi, maka standar aktivitas sehat harian pun bisa di terpenuhi.

Oiya, smartwatch ini tahan air. Di pakai buat mandi pun tidak masalah. Beberapa kali saya gunakan saat berwudhu pun tidak masalah. Tapi tidak di anjurkan untuk terlalu lama basah kena air. Saya coba sengaja merendamnya kedalam air dalam ember selama beberapa detik. Dan tidak masalah. 

Pas dimasukan kedalam air, layar langsung menyala, kemudian beberapa saat padam. Setelahnya saya angkat dan jemur. Tapi sepertinya biarpun sampai 20 menit didalam air, smartwatch ini tidak apa apa, karena bodi luarnya sangat rapat menutup mesin. Jadi buat kalian yang suka berenang, smartwatch ini sangat metupakan pilihan yang cocok.

Xiaomi Band 3 saya masukan kedalam air dan ternyata tidak apa apa. Dokpri

Sebaiknya jika basah, segera lap dan keringkan agar aman. Takutnya kenapa napa, kan kita gak tau apa yang bakal terjadi ? Udah gitu baterainya sangat awet. Selama 4 hari pemakaian hanya kepakai 9%. Dari 100% menjadi 91%. 

Kapasitas baterai, masih 95%. Dokpri
Untuk cara pengecasanya, bagi yang pertama kali punya emang membingungkan karena  bentuk chargernya tidak seperti charger smartphone. Cara men cas nya yaitu dengan membuka karet gelangnya lalu hubungkan dengan kabel chargernya. Kabeli chargernya pendek, hanya sekitar 15 cm saja.  Lihat gambar di bawah :

1] Printilan Xiaomi Band 3. Lepaslah jam dari karetnya. Dokpri

2] Membuka dan memasang charger Xiaomi Band 3. Dokpri
3] Posisi smartwatch sudah terpasang kabel charger. Dokpri
4] Posisi sudah di charge. Dokpri

Dari sananya kita tidak mendapatkan mendapatkan kepala chargernya. Saya menggunakan kepala charger smartfren. Pengisiannya pun sangat cepat. Kayaknya kemaren saya mengecas hanya sekitar 1 jam an saja sudah penuh. Cepat sekali pokonya. Iya karena kapasitas baterainya cuma 11 mAh. 

Pernah ada reviewer yang mengulas bahwa baterainya kuat selama 20 hari, itu masih tersisa lumayan banyak. Berarti emang kuat sebulan kali ya, sementara ngecasnya paling Cuma sejam. 

Dalam smartwatch ini, ada juga fitur notifikasi, tapi entah fungsinya seperti apa. Belum pernah coba sih. Menurut video yang saya tonton, fitur ini bisa dipakai untuk mengetahui notifikasi sosmed kita, caranya dengan menghubungkanya lewat Bluetooth. Selain itu ada juga fitur penghitung waktu tidur. Dan ini sangat bermanfaat sekali mengingat saya seringkali gak nyenyak tidur. 



Smartwatch ini juga memiliki fitur yang bisa dipakai untuk mencari smartphone kita. Jika fitur ini di gunakan, maka smatphone kita akan mengeluarkan bunyi. Ini pas sekali jika kita sedang kehilangan smartphone kita karena mungkin lupa menaruhnya dimana. Asalkan data dan GPS nya aktif. Berikut adalah sedikit gambar untuk Xiaomi Band 3. 

Jarak langkah harian kita dalam Xiaomi Band 3
Denyut jantung di Xiaomi Band 3. Dokpri

Kalori yang terbakar di Xiaomi Band 3. Dokpri

Nah, itulah sedikit review dari saya setelah sekitar 3 mingguan memakai smartwatch in, semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

10 Responses to "Xiaomi Band 3 untuk Hidup Lebih Sehat"

  1. Keren ya smartwatchnya. Jadi pengen punya smartwatch juga deh tapi yang bentuknya feminim gitu. Hehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin yang pink kali Mbak, belum pernah liat sih warna yang itu, kalo yang kuning udah

      Hapus
  2. wuihh keren yah, emang sekarang teknologi udah makin cepet ajah perkembangannya khususnya dunia gadget dan teman-temennya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, banyak hal sudah tersentuh tekhnologi, agar hidup semakin praktis dan mudah :)

      Hapus
  3. Bisa connect dengan smartphone ya..makin keren aja.., btw aman gak buat kesehatan ...? coz semakin dekat dengan radiasi gitu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya aman deh Mbak karena gak pake sinyal gitu. Cuma bluetooth aja, itu pun kalau pas lagi setting saja, setelah itu enggak, jadi aman

      Hapus
  4. wah.... semoga saya bisa memilikinya.... benar-benar sangat bermanfaat ya mas

    BalasHapus
  5. wah.... saya benar-benar pengen memilikinya, sangat bermanfaat ya mas

    BalasHapus