Pentingnya Jumlah Follower Sosmed agar Job Blogger Makin Laris


Bagi seorang blogger yang sering menerima tawaran job atau review, keberadaan social media seperti instagram, twitter, facebook, ataupun youtube, sangatlah penting, terutama instagram, karena menurut saya instagram pengaruhnya lebih besar ketimbang sosmed lainya. 

Seringkali saat ada tawaran job, saya tak bisa mengambilnya karena ada syarat untuk sosmed tertentu followernya harus sekian. Misalnya untuk instragram dan juga twitter. Sering banget ada job, tapi untuk bisa mengikutinya, followernya harus 2000, 5000, 10000, bahkan 50000. Dan keseringan juga, dianjurkan yang original alias organic, maksudnya bukan follower robot atau pun orang orang luar yang tidak relevan. 

Jangankan 50000 ribu, 2000 aja belum nyampe huhuhu. Kemaren baru saja, saya juga tidak bisa mengambil job gara gara followernya minimal 2000, huh kzel. Padahal lagi sepi sepinya job. Bagi siapapun juga termasuk seorang blogger, jika tidak berusaha keras mencari follower, maka jumlah followernya sulit beranjak naik. 

Baca juga : 
  1. Berbagi Pengalaman Mendapatkan Job dan Content Placement di Blog 
  2. Contoh Portofolio Blogger untuk Anda Pemburu Job Review dan Content Placement
  3. Berbagai Macam Cara Mendapatkan Uang dari Blog yang Pernah Saya Lakukan


Cara yang bisa di lakukan agar follower naik, biasanya para blogger saling bersilaturahmi lewat grup whatsapp dengan membagikan link sosmed mereka, terutama instagram, untuk kemudian saling follow. 

Cara lain yang terbukti ampuh yaitu dengan membuat konten yang menarik dan membuat orang penasaran dengan update terbarunya, semisal seperti lawakan, animasi lucu, tutorial, dan lain sebagainya. Contohnya yaitu akun dalang pelo alias Acil  di @dalangpelo. Kontenya berisi animasi grafis lucu dan menghibur, dan dalam sekejap followernya meningkat tajam. 

Nah, bagi seorang blogger, bisa saja menirunya dengan membuat konten menarik dan menghibur, sehingga yang follow pun banyak. 

Kalau kebanyakan teman teman blogger saya, konten instagramnya rata rata berisi cuplikan gambar dari konten blognya, atau pun acara acara sejenis blogger gathering. Dan kalau saya lihat biasa biasa saja. Makanya, hingga saat ini, saya belum menemukan blogger dengan follower sampai 20 ribu, apalagi 100 ribu. Mungkin karena focus mereka bukan influencer sosmed seperti Acil, melainkan focus menulis. 

Oiya, saya ada sedikit cerita nih, jadi beberapa waktu yang lalu, instagram saya tiba tiba followernya naik, dari sekitar 900 an jadi 2700, entah siapa yang nambahin tiba tiba bisa banyak gitu. Dan setelah saya cek, followernya orang orang luar, seperti dari Turki, Thailand, dan beberapa Negara lainya karena bahasanya aneh aneh. Setelah beberapa waktu, follower segera turun mencapai angka 1300. 



Kemudian tiba tiba naik lagi jadi 2000 lebih, dan turun lagi, entah siapa yang nambahin saya gak tau, orang jahil kali ya. Iya kalo followernya orang Indonesia, ini orang luar, potensi untuk unfollow jadi besar soalnya. 

Untuk sosmed lain seperti twitter, ternyata perlu juga ya ? kemaren baru saja saya menerima tawaran job dan minimal follower twitter harus 2000, duh terpaksa saya tolak deh, secara punyaku masih 1600 an huhuhu. 

Untuk follower twitter, itu lebih mudah mendapatkannya, karena sosmed twitter tidak lebih popular ketimbang instagram. Biasanya saya suka memfollow mereka yang juga seorang blogger. Caranya dengan melihat akun komunitas blogger, seperti sobat blogger, warung blogger, blogger crony, dan lain sebagainya.

Kemudian pengikut di akun tersebut, saya follow deh, dan tak selang berapa lama, mereka akan follow balik walau hanya sebagian. Bagi seorang blogger, kunjungan balik itu sudah umum di lakukan, begitu juga soal sosmed, jika mereka follow dan ternyata yang follow seorang blogger, mereka akan follback. Itu karena sesama blogger cenderung memiliki rasa saling mendukung antara satu dengan yang lainya.

Harapan saya kedepan, saya ingin follower saya meningkat, minimal 2000 lah biar bisa kesempatan ambil job makin besar. Caranya dengan sering berliaturahmi antar sesame blogger biar followernya original dan relevan dengan profesi saya yang seorang blogger. Tapi kepikiran pengen beli follower juga sih, terutama instagram. 

Nah, buat kalian, yuk kita saling silaturahmai sesama blogger dengan saling memfollow aku social media kita. Berikut data sosmed saya :

Nama : Amir Mahmud
Twitter : @amir7788
Yuk saling follow, biar job blogger makin lancar 

Subscribe to receive free email updates:

16 Responses to "Pentingnya Jumlah Follower Sosmed agar Job Blogger Makin Laris"

  1. Saya udah follow ya mas. Terasa banget ya kalo jumlah follower kecil, sulit mengikuti job yang ada. Untuk jadi buzzer aja minimal harus 1000, huhuhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya udah 1400 an, tapi yang datang malah keseringan untuk follower diatas 1500 wkwkwk

      Hapus
  2. Jumlah follower emang penting sekali buat melamar job, saya nyari folower caranya gabungan Mas. Antara organic dan pakai aplikasi he3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah ide yang bagus tuh, bisa di coba nih ^^

      Hapus
  3. Wah saya malah ga pale instagram

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo pake Mas, hampir semua blogger pake ko

      Hapus
  4. Sekarang mah patokannya pake jumlah followers, tapi saya jarang pula dapat yang medsos. Kebanyakan masuknya ke blog semua. :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, apalagi IG, pengaruhnya besar, saya udah sering soalnya

      Hapus
  5. Setuju banget kang, btw aku juga pernah gitu tuh kang, naik drastis njuk dilalang ilang neh hahha kui tahun 2016an kayaknya, tp skrg Alhamdulillah udah gak lagi kejadian bgtu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kmren saya 2 kali, banyak sih tapi orang luar, gak relevan

      Hapus
  6. wak apalah saya yang cmn punya 300an di semua sosmed saya :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saling follow sesama blogger Mas, tar biasanya follback

      Hapus
  7. semoga lancar jobnya, walaupun saya belum aktif banget, tapi aktif banget, mari saling follow @nyovikaetiana :)

    BalasHapus
  8. Aku sepertinya belum follow instagramnya, Mas Amir. Otw ah. Tunggtu tak meluncur, Mas.

    BalasHapus