Pengalaman Memilukan saat Ibuku Terkena Diare

Jadi ceritanya, Ibu saya adalah seorang pedagang di sebuah pasar dekat saya tinggal. Saat itu adalah musim rambutan. Salah seorang teman Ibu saya membawa rambutan ke pasar untuk di makan bersama sama dengan teman teman pedagang lainya. Rambutan yang di makan adalah rambutan habis memetik dari pohonya. Saat makan, Ibu saya asik asik saja tanpa khawatir akan terjadi sesuatu nanti.


Setelah berjualan di pasar selesai, Ibu saya pun pulang ke rumah dengan mengendarai sepeda onthelnya. Setelah di rumah, Ibu saya merasakan sakit perut yang teramat sangat melilit. Rasa sakitnya itu luar biasa. Karena tak tahan, Ibu saya pun lari ke kamar mandi untuk BAB. Namun saat sedang berlari, Ibu saya terpeleset dan terjatuh kemudian pingsan tak sadarkan diri dalam waktu yang agak lama. Ia pingsan tergeletak di pelataran kamar mandi di bawah panasnya matahari. 


Ia bangun sendiri setelah panas matahari lama lama terasa panas di kulitnya. Waktu itu saya sedang tidak di rumah. Dan Kakak saya yang kebetulan saat itu ada di rumah, tidak tahu jika Ibu saya pingsan di dekat kamar mandi. 


Setelah bangun, Ibu saya kemudian membersihkan diri karena bajunya kotor habis terjatuh. Namun Ibu saya sudah tidak pengin BAB lagi karena karena saat pingsan, Ibu saya tanpa sadar sudah BAB di celana. Tapi yang keluar bukanlah fases, melainkan cairan seperti ingus dan cuma sedikit sekali. Tapi ya itu, sakitnya luar biasa dan tak tertahankan. 

Setelah membersihkan diri, Ibu saya membuat ramuan tradisional yang terbuat dari bahan alami. Ini resepnya :

1 buah mbuluk (bakal kelapa yang masih sangat muda)

1 Genggam daun jambu biji muda secukupnya

Dan Sedikit garam

Cara membuatnya :

Mbuluk dan daun jambu biji di cuci dengan benar benar bersih karena ini ramuan untuk di minum dan obat diare pula. Jadi kudu benar benar bersih. Kemudian di tumbuk atau di ulek ataupun di blender sampai halus dan tambahkan sedikit garam.

Tambahkan air hangat secukupnya, setengah gelas atau segelas juga boleh, sesuai banyak tidaknya bahan. Saring dan masukan kedalam gelas. Jadi deh. 

Cara membuat obat diare dari daun jambu biji dan mbuluk. Dokpri
Setelah Ibu saya meminum ramuan tersebut, sakit yang di rasakanya mulai berkurang. Namun Ibu saya juga punya resep mujarab mengobati diare dan terbukti manjur karena saya sering mengkonsumsinya saat saya terkena diare.

Ramuan atau jamu ini terbuat dari kunyit kuning dan kunyit putih. Kalo kunyit putih kayaknya sudah tahu semua ya ? tapi kalo kunyit putih barangkali ada yang belum tahu, ini foto pohonya.

Pohon kunyit putih. Dokpri
Warna kunyitnya putih dan banyak anakanya. Dan waktu itu, ibu saya pun membuatnya untuk di minum. Berikut cara membuatnya :

1 : Siapkan bahan bahanya
  • 1 ruas kunyit kuning mateng di bakar
  • 1 ruas kunyit putih mateng di bakar
  • 1 ruas kunyit putih mentah
  • 1 ruas kunyit kuning mentah
Lihat gambar di bawah 


Kalo bisa, pilih kunyit bagian empu atau bonggolnya karena banyak sari patinya.

2 : Ulek atau parut ataupun di blender juga bisa

Mengulek ramuan. Dokpri
3 : Masukan kedalam saringan, tambahkan 1 gelas belimbing air matang, yang anget juga boleh, malah lebih bagus. Masukan kedalam gelas, dan jamu tradisional diare pun siap di minum.

Jamu tradisional pengobat diare siap di minum. Dokpri
Karena waktu itu Ibu saya tidak punya blender, maka ia membuatnya dengan cara di parut. Dan setelah ramuan tersebut di minum, sakit diare yang sangat menyiksa tersebut langsung hilang. Dan Ibu saya pun tak perlu ke Dokter karena sudah sembuh. 

Saya masih ingat waktu dulu saya kena diare di tengah malam dan warung warung pada tutup, saya di buatkan ramuan tersebut oleh Ibu saya, dan hanya dengan minum sekali saja, diare langsung mampet. Sekarang pun saya masih sering mempraktekan resep tersebut saat kena diare. Dan menjadi resep turun temurun saat keluarga kami kena diare karena begitu ampuh mengatasi diare. 

Berbicara soal diare, saya juga akan sedikit berbagi bagaimana sih cara mengobati diare berdasarkan pengalaman pribadi dan menurut website kesehatan dokterbabe.com. Berikut caranya :

1] Menghindari makanan pemicu diare. Saat terkena diare, cobalah untuk mengubah menu makan Anda dengan sajian yang lebih ringan. Seperti pisang, roti panggang, kentang tumbuk, biscuit asin dan nasi. Selain itu, probiotik juga di sebut sebut dapat menyehatkan system pencernaan sehingga membantu mengatasi diare. Contoh dari makanan yang mengandung probiotik yaitu seperti tempe, cokelat hitam, yogurt, dan kimchi. 

Hindarkan juga makanan makanan penyebab diare seperti makanan pedas dan buah buahan kecut, seperti kedondong, mangga muda, belimbing wuluh, dan rambutan. Apalagi jika di makan dalam keadaan perut kosong. Oiya, susu pun bisa menjadi penyebab diare. Oiya, jangan minum jus buah atau minuman bersoda ya karena bisa memperparah diare.

Kedondong dan rambutan dapat menyebabkan diare atau mencret
Untuk saya sendiri, saya tidak bisa minum susu karena begitu minum, perut langsung sakit dan timbulah diare. Namun mungkin reaksinya berbeda beda disetiap orang

2] Perbanyak minum air putih di 24 jam pertama. Setelah menghindari makanan pemicu diare, setelah itu perbanyak minum air putih di 24 jam pertama. Karena fases diare yang encer akan mengeluarkan banyak cairan dalam tubuh, sehingga tubuh pun bisa kekurangan cairan atau dehidrasi. Akibatnya tubuh akan menjadi lemas. Semakin banyak cairan yang keluar, maka tubuh pun semakin lemas. Porsi air pun bisa di tambah lebih banyak jika ternyata diare dirasa lebih serius.

Perbanyak minum air putih saat diare.
3] Minum oralit atau larutan gula garam. Larutan gula dan garam adalah cara tercepat mengatasi darurat diare. Karena larutan dengan campuran kedua bahan ini berfungsi sebagai penyerapan air dalam tubuh penderita diare, sehingga meminimalisir tubuh terkena dehidrasi. Ramuan ini juga merupakan ramuan turun temurun mengatasi diare.

Minum oralit saat diare
Oralit ini bisa di buat sendiri atau beli yang sachetan 200 gram pun sudah tersedia di toko obat. Untuk membuatnya, caranya yaitu dengan mencampur ½ sendok teh garam dan 8 sendok the gula pasir. Kemudian masukan air sebanyak 200 ml air atau sekitar 5 gelas belimbing. Aduk rata dan gunakan secukupnya. Lama penyimpanan yaitu 24 jam. 

4] Minum obat diare yang banyak di jual di warung. Cara praktis mengobati diare yaitu dengan meminum obat yang banyak di jual di warung. Contohnya seperti Imodium (Loperamide), yaitu obat anti diare yang bekerja dengan memperlambat kerja usus. Tapi perlu di ingat, bahwa obat obatan ini tidak seharusnya di gunakan lebih dari 2 hari. Ingat ya, penggunaan obat diare tidak di anjurkan dalam jangka panjang. Dan hentikan pengobatan jika fases sudah mengental. Pastikan juga untuk membaca aturan pakainya sebelum mengkonsumsi obat ini. 

Untuk saya sendiri, saya sudah seringkali minum entrostop saat terkena diare. Karena itu adalah cara termudah mengatasi diare saat saya malas membuat ramuan kunyit mentah mateng. Kadang sekali minum langsung sembuh, kadang sampai 3 kali minum baru sembuh. 

Enstrostop tablet obat diare. Bisa di beli di warung atau toko obat terdekat. Dokpri
Saya memilih obat Entrostop karena sudah terkenal dan terbukti atasi diare dengan tepat & benar. Dan cara mendapatkanya pun mudah karena bisa di beli di warung, toko obat ataupun apotik terdekat. Dan jangan lupa, perhatikan selalu tanggal kadaluarsanya ya ?

Tapi, ada tapinya, jangan minum obat anti diare jika sedang demam tinggi atau terdapat darah atau nanah pada fases yang di keluarkan. Dalam kondisi ini baiknya segera bawa ke Dokter.

Dan yang tak kalah penting adalah, bahwa diare itu kudu di waspadai karena merupakan penyakit yang dapat mengancam keselamatan jiwa. Terlalu lama menderita diare, lama lama cairan tubuh akan banyak berkurang.

Jika sudah begitu, maka keseimbangan ion dalam tubuh pun ikut terganggu, dan akibatnya yaitu fungsi organ dan jaringan tubuh tidak bisa bekerja secara optimal. Dan jika dehidrasi sudah masuk level yang cukup serius, seseorang bisa terkena berbagai komplikasi penyakit, seperti gangguan ginjal, kejang, asidosis metabolik, hingga syok hipovolemik akibat kekurangan cairan yang terlalu banyak. Dan syok ini bisa berakibat pada hilangnya kesadaran dan atau bahkan kematian. Maka dari itu, diare tak bisa di anggap enteng dan sepele. 

Di kutip dari laman buletin jendela data dan informasi kesehatan dan kemenkes tahun 2011 lalu, diare di vonis sebagai peringkat 13 sebagai penyakit penyebab kematian di semua umur dengan proporsi sebesar 3.5 persen. Sedangkan berdasarkan kategori penyakit menular, diare merupakan penyebab kematian ke 3 setelah pneumonia dan TBC. Berdasarkan data tersebut, golongan usia yang paling banyak mengalami diare yaitu balita dengan prevalensi sebesar 16.7 persen.

Nah, itulah pengalaman saya terkena diare dan cara mengatasinya. Dan jangan lupa sediakan selalu enstrostop di rumah agar diare tidak menyerang.

Sumber referensi artikel :
http://www.alodokter.com
https://hellosehat.com
www.dokterbabe.com

Subscribe to receive free email updates:

7 Responses to "Pengalaman Memilukan saat Ibuku Terkena Diare"

  1. Obat tradisional sebenarnya bagus untuk. Tapi saya gak suka, karena pahit.
    Kalau sakit ringan seperti diare, pusing juga gak pernah minum obat. Kalau beberapa hari gak lekas sembuh baru ke warung beli obat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo saya sih yang penting cepet sembuh, pahit sih emang tapi cuma sebentar doang

      Hapus
  2. Yang ramuan pakai daun jambu biji apa juga harus pakai mbuluk mas?
    Kalau di daerah saya, biasanya cukup daun jambu sama garam aja. Baru denger ini kalau ada tambahan mbuluk juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbuluk kan rasane sepet Mas, jadi bisa buat adem adem perut, sebenernya inisiatif sendiri sih, tapi terbukti, ini resep orang jaman dulu

      Hapus
  3. Baru tau kalau kunyit bisa menjadi salah satu ramuan untuk menyembuhkan diare

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kunyit yang mateng sama yang mentah bisa

      Hapus
  4. Oralit, salahsatu cara yg kulakuin pas lagi diare mas
    Wihh resep obat tradisionalnya manfaat sekali ,, maacih yaa

    BalasHapus