Neuropati – Gangguan Saraf Sepele Namun Fatal Akibatnya Jika di Sepelekan


Sebagai seorang yang segala sesuatunya ingin serba cepat, hampir setiap hari saya tak pernah lepas dari sepeda motor. Karena saking seringnya menaiki motor, beberapa waktu lalu saya pernah mengalami kesemutan di pergelangan tangan. Dan parahnya hal itu berlangsung agak lama dan sering terjadi saat berada di tengah jalan. Bagaimana jika saya lepas kendali karena tangan saya seperti mati rasa, bisa fatal akibatnya. 

Bicara soal kesemutan erat kaitanya dengan neuropati. Neuropati adalah kerusakan atau terganggunya system saraf tepi atau saraf pusat yang akan berdampak buruk pada organ tubuh lain. Gejala yang di akibatkan seperti kesemutan, kram, kebas, nyeri seperti terbakar dan nyeri seperti tertusuk jarum.

Neuropati ini berbeda dengan kesemutan biasa ya ? Misal kita habis duduk bersila lalu kaki kesemutan, setelah berdiri maka kesemutanya hilang. Jika neuropati tidak, walaupun sudah berdiri beberapa waktu, tapi masih saja kesemutan. Selengkapnya tentang neuropati silahkan kunjungi http://sarafsehat.com/

Jadi jangan di anggap sepele ya ? Bagaimana jika benar terjadi saat kita sedang mengendarai sepeda motor di tengah jalan tiba tiba kram atau kesemutan karena neuropati, huh..jangan sampai deh.

Terlebih penyakit ini tidak hanya menyerang kaum tua. Fakta menyebutkan, bahwa 1 dari 4 orang di usia 26-30 tahun mulai mengalami gejala Neuropati. Serta 1 dari 2 orang usia di atas 30 tahun mengalami gejala kebas dan kesemutan. Dan berikut infografis tentang gejala dan penyebab neuropati :


Neuropati itu memang terlihat sangat sepele, dan masih banyak sekali orang yang mengabaikanya. Bahkan riset yang di lakukan pada tahun 2014 membuktikan, 90% dari 900 responden di 6 kota tidak tahu apa itu neuropati. Saya yakin jika orang banyak beranggapan tentang neuropati ini seperti ilustrasi di bawah ini :


Penting untuk diketahui bahwa neuropati yang disepelekan dapat menyebabkan kelumpuhan dan mati rasa lho. Dan penyakit berbahaya jika menyepelekan neuropati yaitu bell's palsy atau lemah pada sebelah wajah dan cacat. Sedangkan pada penderita diabetes yang terkena nuropati, akibatnya akan fatal jika tidak ditangani secara serius.


[1] Lemah wajah atau bell's palsy bisa di sebabkan karena rusaknya sistem saraf. Hal ini juga pernah terjadi oleh bibi dan tetangga saya. Sebagian wajahnya terlihat turun ke bawah, mulutnya jadi agak miring dan tidak simetris.

[2] Berdasarkan studi yang yang di lakukan British Medical Journal, 75% penderita gejala neuropati yang di biarkan begitu saja dapat menimbulkan kecacatan. 

[3] Pada penderita diabetes, dimana kaum ini lebih mudah terkena neuropati, jika tidak segera di tangani bisa berakibat serius.

Dan untuk mencegah neuropati, yang paling utama kita lakukan adalah dengan menjaga pola hidup sehat seperti olahraga, istirahat cukup dan lain sebagainya. Dan berikut infografis tentang pencegahan neuropati : 


[1] Olahraga teratur
Seperti yang kita ketahui, gerakan gerakan olahraga seperti lari, lompat, ataupun peregangan peregangan otot yang kita lakukan membuat tubuh kita menjadi lebih sehat dan bugar. Olahraga juga mampu mempelancar aliran darah dan membenahi saraf yang rusak. 

Namun untuk masalah neuropati, Merck,  yang didukung oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI), menciptakan senam yang di khususkan untuk mencegah neuropati bernama neuromove.

Dalam senam ini, gerakan gerakanya difokuskan pada tangan, telapak tangan dan kaki, yang berfungsi untuk melatih kesehatan saraf tepi sehingga bisa membantu mencegah timbulnya neuropati, dan juga mengurangi gejalanya seperti kebas, kram dan kesemutan.

Namun dengan catatan, lakukan kegiatan ini saat kondisi fit. Jangan melakukanya dalam kondisi tubuh lelah atau kurang tidur, nanti yang ada malah tubuh jadi sakit. Penasaran dengan senam neuromove ini, tonton video dibawah :


[2] Istirahat cukup
Orang yang sering kurang tidur, konsentrasi dalam berpikirnya akan turun. Kepala pun terasa pusing. Seperti yang sering saya lakukan. Saat kurang tidur pikiran menjadi kurang fokus, dan terkadang pada bagian tangan merasa kesemutan.

[3] Makan teratur
Makan teratur di jam yang tepat agar tubuh tetap sehat sehingga terhindar dari neuropati.

[4] Hindari minuman alkohol berlebihan
Minuman beralkohol yang di konsumsi terlalu banyak dapat mencederai sistem saraf, sehingga beresiko terkena neuropati.

[5] Menjaga kadar gula darah
Kadar gula darah yang tinggi juga dapat merusak serat serat saraf sehingga bisa menimbulkan rasa kram atau kesemutan. Meskipun Anda buka penderita gula darah, namun alangkah lebih baiknya jika bisa mengontrol gula darah Anda.

[6] Mengonsumsi vitamin B1, B6, B12
Vitamin Neurotropik ini berfungsi melindungi dan meregenerasi saraf sehingga dapat bekerja dengan baik. Anda bisa mengkonsumsi satu kali sehari secara teratur untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Vitamin neurotropik ini berbeda dengan vitamin lainnya karena mempunyai efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan. Vitamin neurotrpoik ini larut dalam air dan juga diserap tubuh dalam kadar kurang dari 2%, sehingga aman dan tanpa efek samping.

Setelah kita melakukan langkah pencegahan neuropati, kita juga perlu tahu apa itu penyebab penyebab neuropati. Pada infografis di awal paragraf saya juga telah menuliskan sebagian penyebab neuropati. Namun alangkah lebih baiknya jika Anda juga mengetahui penyebab neuropati lainya, seperti :

[1] Obat-obatan
Obat-obatan yang dikonsumsi untuk terapi kanker, seperti vincristine dan antibiotik seperti metronidazole dan isoniazid, bisa menyebabkan kerusakan pada syaraf.

[2] Diabetes
Penyakit diabetes dapat menyebabkan neuropati. Hal ini di karenakan penyakit ini dapat mencederai saraf saraf sehingga beresiko neuropati. 

[3] Penurunan fungsi saraf karena usia
Seiring bertambahnya usia, penurunan fungsi tubuh pun mulai terjadi, dan kinerja saraf saraf dalam tubuh pun terganggu sehingga beresiko neuropati.

[4] Cedera atau Trauma 
Saat trauma, akan terjadi tekanan pada saraf. Jika tekanan terjadi dalam waktu lama, maka bisa timbul Neuropati. 

Nah, itulah penyebab penyebab neuropati. Namun jika Anda sering merakasan gejala neuropati seperti kram, kesemutan, kita juga bisa mencegahkan dengan mengkonsumsi neurobion. Neurobion adalah kombinasi vitamin neurotropik yaitu vitamin B1, B6 dan B12 yang dapat memperbaiki gangguan sel saraf tepi penyebab kebas dan kesemutan. 


Mengapa haru neurobion ? karena neurobion itu sendiri memiliki keunggulan seperti di bawah ini :

Kesimpulanya, neuropati memang terlihat sepele, namun fatal akibatnya jika di sepelekan. Kenali gejalanya dan bila perlu minum neurobion agar terhindar dari neuropati. Untuk info lebih lanjut tentan cara melawan neuropati, silahkan kunjungi http://sarafsehat.com/lawanneuropati

Sumber referensi :

Artikel 
[1] https://health.detik.com/read/2013/11/28/190054/2426849/763/neuropati-bisa-dicegah-tapi-kenali-gejalanya-dulu
[2]http://id.wikihow.com/Mengobati-Neuropati-di-Kaki 
[3] www.sarafsehat.com

Vektor
[1] www.freepik.com
[2] www.shutterstock.com
[3] http://fisioterapidibali.blogspot.co.id/2013/07/kelainan-saraf-wajah-bells-palsy.html


Subscribe to receive free email updates:

24 Responses to "Neuropati – Gangguan Saraf Sepele Namun Fatal Akibatnya Jika di Sepelekan"

  1. Jadi kram dan kesemutan itu bisa disebabkan oleh neuropati ya mas.. Akupun suka minum nurobion untuk mengatasi pegal-pegal di sendi.. Hehe. Oke deeeh, makasi infonya ya maaas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tuh kan, neurobion memang ahlinya vitamin neurotropik untuk mengatasi kesemutan dan neuropati

      Hapus
  2. Bener mas, kita ga boleh menyepelekan penyakit neuropati kalau udah parah baru menyesal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju sekali, kalau udah kena baru tuh

      Hapus
  3. Aku sering kesemutan jg yg lama hilangnya, jd takut 😰

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin bisa jadi itu gejala neuropati, coba minum neurobion barangkali cocok

      Hapus
  4. Kalau udah mulai kerasa badan pegal2 gitu, saya juga beli neurobion tablet. Biar dapat harga murah, cek harga dulu di priceza.co.id sebelum beli di apotek 😊

    BalasHapus
  5. Eh saya baru tahu, kalo diabetes juga bisa menjadi penyebab neeurapati.
    Makasih, infonya mas.

    Salam hangat dari Bondowoso..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mas, diabetes bisa menimbulkan neuropati juga, terlebih jika tidak di tangani secara tepat, bisa beresiko lebih berat

      Hapus
  6. wah apalagi kalau suka berkendara motor lama-lama. saya pernah ngalami pas mau pulang ke purworejo dari solo. 4 jam berkendara tangan suka pegal-pegal + capek.

    harus waspada sama neuropati ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah bisa jadi gejala neuropati, atasi segera dengan neurobion ahlinya vitamin neurotropik

      Hapus
  7. Jadi makin tercerahkan ya mas, ternyata sering kram dan kesemutan itu bukan hal sepele, bisa jadi indikasi kita terkena neuropati :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul Mbak, kesemutan bukan hal sepele, perlu di perhatikan juga, bisa jadi itu gejala neuropati

      Hapus
  8. Kalau dulu biasanya cuek dengan kesemutan dan kram, sekarang kayaknya harus lebih peduli nih sama gejala neuropati dan asupan vitamin kita ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, kudu waspada,bisa jadi itu gejala neuropati,harus banyak konsumsi vitamin B Kompleks biar gejalanya reda

      Hapus
  9. Kerjaanku dari pagi sampai sore duduk terus mas, biasanya sih yang pegel punggung sama tangan (dari pagi ngetik mas). selama ini sih kalau pegel atau kesemutan aku anggap wajar. Mungkin sudah saatnya jaga2. Thanks artikelnya mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul Mas, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Untuk menjaga kram dan kesemutan, selalu sediakan vitamin neurotropik agar selalu terhindar dari 2 gejala yang mengganru tersebut,oke

      Hapus
  10. Temen suamiku juga ada yg terkena neuropati. Tapi dia gara2 kena ac di kantornya sih. Tapi tetap pengobatannya lumayan lama

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tuh kan, emang kudu ati ati, kalau udah sakit begini baru sadar betapa pentingnya menjaga kesehatan

      Hapus
  11. sepertinya saya butuh benar2 waspada, karena sudah sering kesemutan di sekitar tubuh yang bahkan tanpa ditekuk. Makasih ya mas Amir, saya pelajari senamnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah sip deh jika bermanfaat. Pola hidup sehat untuk hidup yang lebih baik

      Hapus
  12. aku minum yang putih, kalau yang merah gak pernah soale udah ada relaxannya dari dokter. semoga selalu sehat tapi emang jangan bilang gpp sama nyeri, kesemutan sekecil apapun :")

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tuh kan, neurobion emang recomended buat mencegah kesemutan

      Hapus