Aktivitas Digital Marketing yang Saya Lakukan Selama ini Dalam Berjualan Online


Saya tak menyangka jika promosi online yang saya lakukan melalui facebook selama ini begitu banyak mendatangkan pembeli.  Saya juga tak menyangka jika blog yang hanya membahas satu tema dan saya fokuskan untuk berbagi bisa begitu bermanfaat buat banyak orang, yang ujung ujungnya berimbas pada penjualan produk saya. Saya juga senang karena video tutorial sederhana saya di youtube yang juga awalnya saya niatkan untuk berbagi, akhirnya juga ikut andil mendatangkan pundi pundi rupiah. 

Jika mungkin banyak orang diluar sana terkendala dalam mempromosikan bisnis mereka masing masing terutama secara online, namun tidak bagi saya. Saya santai saja menjalaninya. Karena apa ? karena produk saya sudah memiliki target market tersendiri, yaitu laki laki dari usia 5 sampai 60 tahun atau bahkan lebih.

Mau tau produk apa yang saya jual ? pasti pada penasaran, iya kan ? produk yang saya jual yaitu mainan layangan. Iya layangan, namun bukan layangan aduan yang kotak kotak itu, melainkan layangan hias bernama layangan sendaren. 

Bentuknya macam macam, ada yang seperti burung elang, jaran kepang, bulan sabit dan lain sebagainya. Sehingga dengan produk unik yang satu ini yang juga merupakan hobi saya dari kecil, saya takkan pernah takut apakah laku atau tidak untuk di jual, baik secara offline ataupun online. Karena saya sendiri juga senang sekali memainkannya. Dan saya juga sangat yakin, produk yang di hasilkan dari sebuah hobi (terlebih produk langka dan unik) biasanya memiliki pasar ceruk atau target market tersendiri.

Koleksi layangan saya. Sumber : pribadi
Terlepas dari produk saya yang merupakan sebuah hobi sehingga memiliki target market tersendiri atau tidak, saya tidak bisa menyangkal bahwa kehadiran platform yang tadi saya sebutkan di atas yaitu facebook, blog dan youtube sangat mendukung aktivitas digital marketing atau promosi online saya. Dan berikut adalah aktivitas digital marketing yang saya lakukan menggunakan ketiga platform di atas :


Jadi ceritanya, saya ini dari kecil saya sudah senang bermain layangan. Sehingga boleh di bilang jika sudah bermain layangan, hati yang galau akan berubah menjadi senang. Karena saya suka dengan mainan ini, maka saya pun membuat artikelnya di blog sekitar 2014 lalu. 

Saya tak menyangka jika hanya dalam waktu satu bulan, 1 artikel layangan saya telah di baca puluhan ribu kali. Artikel artikel dalam blog tersebut hanya saya fokuskan untuk berbagi tanpa ada kata bujukan untuk membeli, sehingga mereka merasa senang dan ingin kembali lagi untuk berkunjung ke blog saya tanpa harus risih dengan kalimat kalimat penjualan dari saya.

Setelah tahu bahwa artikel saya banyak yang suka, maka saya pun membuat artikel lainya yang akhirnya membuat blog saya semakin di banjiri pengunjung. Dan setelah saya berhasil mendatangkan pengunjung tertarget, saat itu saya mulai memajang produk untuk dijual baik melalui artikel ataupun banner yang pasang di sidebar, namun tetap mengutamakan kenyamanan pengunjung.

Jadi intinya, dalam berbisnis online (menurut saya), fokuskan terlebih dahulu kepada apa yang paling di cari dan dibutuhkan orang lain sampai mereka benar benar merasakan manfaat dari apa yang telah kita berikan. Terlepas dari apakah itu produk langka yang banyak di cari orang atau tidak ? Barulah setelah itu kita bisa menawari mereka dengan produk produk kita.

Oiya, untuk blognya sendiri saya menggunakan blog dengan domain pribadi agar lebih terkesan professional. Alamat blog layangan saya ada di www.layangansendaren.com 


Facebook adalah social media yang menurut saya paling banyak penggunanya karena lebih popular di banding social media lainya. Di tempat saya, orang lebih mengenal facebook dari pada twitter atau instagram karena memang lebih popular. Sehingga orang dengan intelektual minim atau yang pendidikannya rendah pun bisa menggunakan facebook. Biasanya karena saling tanya tanya antara teman satu dengan yang lainya sehingga mereka bisa melakukanya.  

Nah, salah satu pendongkrak terbesar penjualan layangan saya adalah karena saya mempromosikanya lewat facebook. Dengan facebook, banyak orang yang tau tentang bisnis layangan online saya. 

Untuk menjaring pengunjung potensial, saya memanfaatkan fanspage facebook. Sehingga bagi mereka yang me-like halaman saya, mereka akan mendapatkan info info terbaru tentang update seputar layangan saya. Disitu juga menjadi tempat berkumpul para pehobi layangan lain sehingga mereka bisa saling bercuap cuap atau ngobrol ngobrol tentang hobi mereka masing masing. 

Bagian yang paling berperan dari fanspage ini adalah karena saya mendesain background halamanya dengan banner yang besar berukuran kurang lebih 13x5 inch atau menyesuaikan dengan frame background facebook. Jadi begitu orang mengunjungi halaman tersebut, mereka akan langsung melihat banner besar berupa gambar layangan beserta nomor kontak yang bisa di hubungi seperti whatsapp dan bbm. 

Fanspage layangan saya dengan background besar. Sumber : fanspage facebook pribadi
Beruntunglah karena saya sedikit bisa menggunakan software edit gambar proffesional untuk membuat bannernya. Saya buat gambar banner sebagus mungkin agar pengunjung tertarik membeli layangan saya. 

Selain fanspage, saya juga menjadikan facebook pribadi layaknya fanspage. Dalam foto profilnya, saya memajang foto layangan (produk) saya. Sedangkan untuk backgroundya, saya juga menggunakan foto background halaman fanspagenya. Sehingga bagi pengguna facebook lain yang juga sehobi dengan saya, mereka akan mudah menemukan saya sebagai pehobi layangan yang kemudian biasanya akan menambahkan saya sebagai teman. Dan memang benar karena hampir setiap hari selalu ada saja pehobi layangan yang meng add saya untuk meminta pertemanan.

Facebook rpibadi saya yang saya jadikan alat promosi layaknya fanspage  dengan background besar. Sumber : facebook pribadi
Agar bisa mendapatkan prospek lebih banyak, saya juga bergabung dengan grup grup pehobi layangan lainya. Disana saya bisa menemukan banyak orang yang sehobi dengan saya. Saya juga bisa berbagi artikel artikel layangan sayadi grup tersebut.

Grup pehobi layangan. Sumber : facebook pribadi
Setelah saya banyak berteman dengan mereka para pehobi layangan, berikutnya saya akan mengundang mereka untuk me-like fanspage layangan saya, dan pastinya mereka mau karena memang sehobi dengan saya.

Undang teman untuk like halaman. Sumber : facebook pribadi
Dengan cara itulah saya menampung prospek usaha layangan online saya. Saat saya update status tentang layangan di fanspage saya, mereka para followers akan tahu dan kemudian berpotensi terjadinya penjualan. Hingga saat ini saya sudah menjual layangan saya ke seluruh Indonesia karena facebook ini.


Selain dari artikel yang saya buat di blog tadi, saya juga membuat video tutorial di youtube. Dengan video tutorial ini, saya bisa memberikan materi dengan cara mempraktekanya langsung sehingga lebih jelas dan lebih mudah di pahami. 

Dari video ini, banyak orang yang merasakan manfaatnya. Terlebih karena banyak orang bilang video sejenis ini sulit di temukan. Di ending video, saya juga menyisipkan alamat blog beserta socmed agar mereka  bisa follow socmed atau berkunjung ke blog saya.

Video tutorialku di Youtube. Sumber : akun youtube pribadi
Dengan video yang sekarang sudah di tonton lebih dari 39 ribu kali, banyak orang yang semakin penasaran dan menginginkan video lainya dari saya. Hari kemarin saya juga baru saja mengirimkan barang dari seorang pembeli yang mengetahui saya dari video tersebut.

Untuk membuat videonya, saya menggunakan software windows movie maker bawaan windows. Walaupun sederhana tapi cukup membantu. Mungkin akan lebih bagus lagi hasilnya videonya jika di buat dengan editor video professional.

Ilustrasi. Peran blog, facebook dan youtube sebagai alat digital marketing
Nah, itulah tekhnik marketing yang saya lakukan selama berjualan online selama ini. Namun selain bisnis online diatas dengan tekhnik marketing yang sudah saya terangkan, saya juga pernah menjalani bisnis online model lain dan berbeda pula tekhnik digital marketinnya, berikut ulasanya :


Dulu saya pernah menjadi reseller produk informasi bisnis online dalam bentuk ebook. Iya ebook (buku elektronik berformat pdf dan sejenisnya). Jadi ebook tersebut berisi sebuah informasi tentang bisnis online yang oleh pemiliknya di patok dengan harga 140 ribu dengan komisi reseller yaitu 50% alias 70 ribu.

Cara promosi yang saya lakukan yaitu dengan membuat artikel artikel dengan tema bisnis online pula dalam sebuah blog. Dalam artikelnya saya sisipkan link yang berisi URL keanggotaan saya. 

Ilustrasi : kerjasama/reseller. Created by Amir Mahmud
Jika ada pengunjung yang mengklik kemudian membeli produk informasi tersebut dari URL saya, maka saya akan mendapatkan komisi 50% dari penjualan tersebut. Dan itu cukup lumayan karena saya berhasil menjual beberapa kali produknya.


Cara lainya yaitu dengan membuat website cloacker atau website duplikasi dari website utama (website keanggotaan kita) dengan menggunakan URL link tadi. 

Jadi nantinya website baru kita akan memiliki tampilan sama persis dengan website utama, namun hanya nama websitenya saja yang berbeda. 

Pasti bingung ya ? 

Begini, jadi misalkan saya mempunyai keanggotaan di sebuah website dengan alamat di www.abcde.com dan saya mendaftar menjadi membernya. Kemudian saya akan mendapatkan URL khusus seperti ini www.abcde.com/?id=namasaya untuk saya gunakan sebagai promosi.

Setelah itu dengan menggunakan script yang sudah di siapkan (dulu saya minta dibuatkan orang) beserta nama domainya, berubahlah URL www.abcde.com/?id=namasaya menjadi website baru, misalkan berlamat di www.ghij.com. Namun dengan fungsi dan tampilan yang sama persis seperti website utama yaitu www.abcde.com. Penggambaranya bisa di lihat pada infografis berikut :

Inforafis : web cloaker
Cara ini di lakukan agar kita sebagai resseller bisa terlihat lebih professional dalam berpromosi. Dan juga untuk menghindari penghapusan URL keanggotan oleh sesorang pengunjung. Misal karena seorang pengakses yang ingin membeli sebuah produk tahu bahwa produk dengan URL www.abcde.com/?id=namasaya adalah seorang reseller, kemudian dia akan menghapusnya menjadi www.abcde.com agar si reseller tersebut tidak mendapatkan komisi. Hal ini bisa saja terjadi, namanya juga manusia. Maka dari di buatlah website cloaker ini.

Ilustrasi : memasang iklan. Created by Amir Mahmud
Dulu saat berjualan ebook, saya juga pernah memanfaatkan jasa iklan. Dan terjadi penjualan juga, waktu itu saya pernah beriklan 100 ribu dan dapat 200 ribu, aliasnya saya untung 100 ribu. Kadang untung kadang juga rugi karena karena tak berhasil menjualkan produk. 


Kalian tau SMU0 ? SMUO adalah sistem mesin uang otomatis yang terhubung dengan nomor rekening. Selain saya menjual layangan dalam bentuk fisik secara online, saya juga membuat panduan atau ebook cara membuat layangannya yang saya jual melalui sebuah website dengan sistem SMUO.

Ilsutrasi : SMUO
Yang saya lakukan yaitu membuat sales letter atau kalimat penjualanya, kemudian menginstal script websitenya. Saya juga harus membeli domain dan sewa hostingnya agar website saya bisa online. Jika di total kurang lebih 500 ribu.

Setelah online, saya sudah bisa mempromosikanya. Jadi setelah ada pengunjung yang tertarik kemudian mengklik tombol beli, secara otomatis website tersebut akan melakukan transaksi dengan sendirinya. System website tersebut juga akan memberitahu saya lewat email dan sms bahwa saat itu telah terjadi pemesanan ebook.

Setelah pembeli tadi melakukan pembayaran dan mengkonfirmasinya, saya juga akan menerima pemberitahuan melalui email dan sms lagi. 

Tugas saya selanjutnya adalah membuka halaman administrator untuk mengaktifkan keanggotaan seorang member yang sudah membayar tadi. 

Atau dengan kata lain, dengan system SMUO tersebut, saat saya sedang jalan jalan, tidur, bepergian dan lain sebagainya, system SMUO tersebut akan bekerja dengan sendirinya untuk saya, hebat bukan ? yang saya lakukan hanyalah mengklik tombol “aktifkan” kemudian masuklah uang ke rekening saya. Penggambaranya bisa di lihat pada infografis sederhana di bawah ini :

Infografis : cara kerja SMUO

Yang paling menarik lagi yaitu jika kita memanfaatkan jasa autoresponder. Autoresponder adalah form yang berfungsi menangkap pengunjung potensial untuk kemudian bisa kita follow up. Form autoresponder ini biasanya berada di atas halaman, bawah halaman, sidebar ataupun berupa pop up yang akan muncul saat pengunjung membuka halaman website. Namun yang paling berpangaruh menurut saya adalah yang pop up karena lebih responsif terhadap pengunjung website/blog.

Ilsutrasi : Contoh autoresponder
Auoresponder ini berisi penawaran menarik seperti bonus, diskon dan lain sebagainya. Dengan catatan, untuk mendapatkan bonus atau diskon tersebut pengunjung harus memasukan ID semisal nama dan emailnya. 

Setelah website tersebut menangkap ID pengunjung, maka 1 prospek potensial telah berhasil didapatkan. Dan semakin banyak pengunjung maka semakin banyak pula prospek yang masuk.

Dengan cara ini, pemilik website bisa memberikan update produk terbaru atau penawaran baru secara serentak ke seluruh alamat email prospek yang jumlahnya bisa sampai ratusan ribu hanya dengan 1 klik. Sehingga prosentase penjualan kemungkinan besar akan terjadi walau hanya 1%. Jika jumlah prospek ada 10 ribu, maka 1% nya yaitu 100 orang, hebat bukan ?

Ilsutrasi : autoresponder.
Dengan autoresponder pula, kita bisa melakukan test pasar untuk mengetahui apakah sebuah produk akan laku atau tidak jika sudah di luncurkan. Caranya kita bisa membuat penawaran menarik dalam autoresponder tersebut dan di taruh di dalam blog atau website. 

Jika responya bagus dan banyak peminatnya, maka kita bisa segera buat produknya untuk di luncurkan. Jika tidak maka kita bisa menyusun rencana berikutnya. Dengan cara ini kita bisa menghemat waktu, tenaga dan biaya karena kita sudah mengetahui apakah suatu produk akan laku atau tidak jika sudah di luncurkan, hebat bukan ?

Kita bisa menemukan jasa autoresponder ini karena banyak tersebar di internet. Harga paketnya beragam sesuai fitur yang sediakan. Mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu perbulan. Namun ada juga yang sampai 5 juta unlimited sekali bayar, dan tentunya dengan fitur yang sesuai dengan harga.

Jika autoresponder ini di terapkan pada ABAH Digital Marketing Specialist (akan saya bahas di bawah), maka pengunjung yang tadinya hanya datang dan pergi begitu saja bisa di tangkap menggunakan autoresponder ini. Terlebih jika menggunakan autoresponder yang pop up atau tiba tiba muncul saat pengunjung membuka website. Jika penawaran yang di berikan menarik, kemungkinan besar sang pengunjung tersebut akan memasukan emailnya dan "kena" tuh pengunjung untuk kemudian bisa di follow up dikemudian hari.

Untuk metode SMUO yang di lengkapi autoresponder seperti ini, hasilnya bisa lebih maksimal. Karena SMUO itu sendiri sudah otomatis, di tambah alat penangkap prospeknya yaitu autoresponder, hasilnya akan lebih maksimal lagi.

Dan dengan cara inilah para master master bisnis online melakukan kampanya digital marketing karena begitu tepat sasaran dan langsung ke orang yang membutuhkanya. 

Nah, itulah sedikit yang saya tahu dari ilmu digital marketing yang selama ini saya pelajari. Semoga ada yang bermanfaat untuk kalian semua.


Bicara soal digital marketing, saat ini ada banyak sekali jasa digital marketing yang bertebaran di dunia maya, salah satunya yaitu ABAH Digital Marketing Specialist

ABAH Digital Marketing adalah perusahaan kampanye digital marketing yang berlokasi di Depok Jawa Barat yang menawarkan berbagai jasa digital marketing seperti Jasa Penulis Artikel, Jasa Social Marketing, SEO dan lain sebagainya yang sudah terbukti manfaatnya oleh para konsumen.

Portofolio ABAH Digital Marketing. Sumber : abah.co.id
Fokus dari ABAH Digital Marketing ini adalah Building Brand Awareness, Driving Traffic & SEO, Engagement with User, dan Inbound Marketing Campaign serta fokus pada goal. Dengan targetnya yaitu mendatangkan banyak pengunjung, maka selanjutnya akan meningkatnya penjualan dari website atau blog yang bersangkutan.

Screenshoot website ABAH Digital Marketing. Sumber : http://www.abah.co.id/
Kenapa harus ABAH Digital Marketing?

Karena ABAH sendiri didukung oleh tim muda yang berkualitas, kreatif dan berpengalaman di bidangnya. Sehingga usaha atau bisnis Anda bisa lebih berkembang dengan dukungan dari tim muda proffesional dari ABAH Digital Marketing ini. 

Akhir kata, semoga tips sederhana dari saya di atas bisa menambah ilmu pengetahuan kita dalam mempromosikan sebuah usaha atau bisnis secara online. Dan ABAH Digital Marketing Specialist merupakan rekomendasi saya bagi semua orang yang ingin memperlancar usahanya.

Jangan lupa juga untuk follow akun sosial medianya seperti facebook, twitter, instagram dan google+ nya untuk update info terbaru darinya. Sedangkan alamat kantor ABAH Digital Marketing itu sendiri ada di :

ABAH Karya Maya, PT.  –  Digital Marketing Specialist
Workshop : Griya Depok Asri Blok B7 / 18 – Sukmajaya, Depok – Jawa Barat
Telp. : 021 – 2921 8602
Office : Jl. Manunggal Pratama No. 8, Cipinang Melayu – Jakarta Timur.
Telp. : 021 – 8661 5774
Mobile CP : 0813 8079 2290

 Sampai jumpa...

Subscribe to receive free email updates:

40 Responses to "Aktivitas Digital Marketing yang Saya Lakukan Selama ini Dalam Berjualan Online"

  1. Dari dulu saya juga pingin jualan Mas, tapi bingung cara pemasarannya.. Kini, dengan semakin mudahnya berjualan dengan online seperti dengan ABAH Digital Marketing itu, saya bingungnya malah mau jualan produk apa? Enaknya jualan apa ya Mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jualan tulisan Mas, kan Masnya pinter nulis

      Hapus
    2. Wah... Kayaknya asyik juga tuh kalo kita bisa jualan tulisan. Tapi kalo tulisan saya ada yang mau beli gak ya? :)

      Hapus
    3. Nah ini kembaranya Kangmasroer, sama sama Pak Guru. Btw tulisan Masnya bagus kok Mas, gak kalah sama yang lain, saya bicara bener lho karena sudah seringkali berkunjung ke blog Masnya

      Hapus
  2. Mantep juga nih, hobi yang dibayar memang menyenangkan mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mas, hobi emang serignya menghasilkan

      Hapus
  3. Wah, ana lomba blog ora ngandani. Hiks.
    Btw, tulisane mantep tenan, Mas. Komplit seperti biasanya. Yang terpenting, njenengan nulisnya sudah sangat mengalir, gaya story telling banget. Aku baca dari ujung atas sampai ujung akhir, dan ujung-ujungnya bikin waktunya untuk ikutan lomba ini semakin sempit. Hihihi.

    Btw, good luck ya. Wis pecah telur kemarin, semoga nanti panen lagi. Amin,

    BalasHapus
    Balasan
    1. La wong Masnya sibuk nguis. Wah baca semua ya, trimakasih, sukses juga buat Masnya

      Hapus
  4. lengkap dan jelas banget, masnya rajin amat yak promosinya, pantes sukses, haha

    BalasHapus
  5. Kirim layangane priwen kuwe kang? Apa ora suwek ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ora Mas, nganggo paket kayu, dadi aman Mas. Buktine layanganku wis mengudara ke seluruh Indonesia

      Hapus
  6. wah, menarik sekali pengalamannya. jadi banyak belajar nih. terimakasih ya sudah berbagi :)

    BalasHapus
  7. bagus banget mas..penjelasannya mantaapp

    gudluck

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah masa sih,syukurlah, semoga bermanfaat

      Hapus
  8. wahhh membantu banget kak.. makasih ulasannya.. kebetulan saya juga seorang IM di perusahaan startup...

    BalasHapus
  9. Wah. Jualan layangan online? Menarik sekali. Mungkin masih banyak yg nganggap jualan layangan terkesan gk keren.

    Tapi whatever. Yg penting joss. Mantaap mas ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang gak keren Mas, tapi kalau cara yang dilakukan dalam berjualan itu menarik, baru bisa di bilang keren. Jualan layangan itu anti mainstream. Jualan produk populer itu banyak sainganya, kalau jualan menurut hobi itu enggak, terlebih produk langka dan unik

      Hapus
  10. Keren banget pengalamannya. Iya yah.... harus cari produk yang langka dan di cari orang. Hmh.... Good Idea tuh. Keren artikelnya rapih dan bahasanya gak promosi atau nggurui, sukses yah bisnis layangannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, karena semua berdasarkan pengalaman pribadi. Btw trimakasih ya udah berkunjung :-)

      Hapus
  11. saya juga pernah pakai jasa fb ads, lumayan mahal sih mas, tapi effectnya lumayan like dan komen nambah, serta like fanspage juga ada peningkatan :D xixixi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya belum pernah, waktu itu pengen juga pake fb ads, tapi keburu ganti jalur

      Hapus
  12. saya justru baru tahu si abah digital marketing. Kalo di jember siiih, cuma ada seblak abah, hahaha...


    mas amir ini full time blogger ya??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Abah itu panggilan Bapak untuk orang Sunda. Kalau seblak di sini juga udah banyak. Dan iya, saya ini full timer blogger. Trimakasih sudah berkunjung :-)

      Hapus
  13. Good luck Mas Amir, saat ini memang lagi marak ya promosi online. Tapi emang bener sih, mujarab dan cepet responnya daripada offline

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul Mbak, karena setiap saat orang jaman sekarang selalu terhubung dengan internet, terutama sosial media

      Hapus
  14. Keren Mas, aktivitas digital yang semua orang kini bisa memanfaatkannya secara positif. Sukses buat usahanya ya Mas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Trimakasih Mbak. Digital marketing emang begitu membantu buat buat para pemilik usaha, terutama yang masih level bawah

      Hapus
  15. Wah.. Mantap mas... Semua keran digital marketing dibuka semua. Alhasil rupiah mengalir semakin deras.
    Kalo beli rangkanya saja bisa ndak mas?
    Sukses buat ngontesnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa Mas, 10rb an. Terimakasih sudah berkunjung :-)

      Hapus
  16. Keceee banget mas amiir.. Pengen gtu bsa dpet penghasilan tambahan dr jualan, bsa ditiru nih metode dr mas amir. Mangaaats mas semogaa menang yaaa. Aamiin 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo Mbak di tiru, pokonya kalau ada internet dan di manfaatin dengan baik, membuat kita jadi lebih produktif. Terimakasih sudah berkunjung :-)

      Hapus
  17. Salut udah berani memulai bisnis online. Desain layang2nya unik. Sukses ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, itu saya yang bikin sendiri lho. Terimakasih sudah berkunjung :-)

      Hapus
  18. Kalau mau main dan tanya alamat rumah mas amir, tanya orang orang disana "mas amir yang pinter bikin layangan" bisa kali ya? hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup, betul sekali. Dan itu emang bener lho Gus :-D

      Hapus
  19. ilmu digitalnya nanti mau aku praktekin.

    BalasHapus