Aku Hidup dari Tekhnologi Informasi dan Komunikasi Bernama Internet


Berawal dari sebuah buku tentang blog yang dipinjamkan teman saya 9 tahun lalu, membuat saya jadi sangat tertarik dengan internet, dan membuat saya pula bisa mandiri berkatnya (internet). Waktu itu saya bekerja di tempat usaha milik kakaknya, yang kebetulan teman saya tersebut sedang kuliah di jurusan ilmu komputer. 

Ketertarikan saya pada tekhnologi informasi bernama internet ini, berkat seringnya saya bermain komputer miliknya usai bekerja. Awalnya, saya selalu enggan jika di ajak ke warnet olehnya (waktu itu untuk akses internet masih pake jasa warnet), namun setelah saya mencoba beberapa kali dan tahu bahwa internet sepertinya bermanfaat, saya pun menjadi sering dan semakin tertarik untuk mengaksesnya.

Buku yang ia pinjamkan aku baca habis. Dari buku tersebut aku banyak mendapat inspirasi dari orang orang yang telah sukses dari internet. Aku jadi tahu bahwa cuma dengan klik iklan kita bisa di bayar. Aku juga jadi tau bahwa hanya dengan mengupload rekaman suara saja kita juga akan di bayar.

Buku blogging yang aku baca. Dok. Pri
Seiring berjalanya waktu, ketertarikanku terhadap internet pun semakin membuatku terus berkutat denganya. Bahkan sebagian uang hasil kerjaku aku gunakan untuk mengakses internet. Pengalaman, aku pernah di cari cari kakaku karena sudah maghrib belum pulang, padahal waktu itu aku sedang berada di warnet dari siang.

Di awal awal aku mengenal internet, aku belajar ilmu tentang suatu cara bagaimana mencari uang diinternet, yang membuatku sangat termotivasi untuk bisa melakukannya sampai berhasil. Dari situ aku mulai yakin bahwa suatu saat nanti, aku bisa berpenghasilan darinya tanpa harus memikirkan sulitnya mencari kerja. 

Hal yang paling membahagiakan adalah ketika aku berhasil memiliki sebuah notebook kecil yang sangat aku idam idamkan (tahun 2010). Uang untuk membelinya sebagian dari pemberian Ibuku, sebagian lagi dari hasil kerjaku. 


Dengan notebook baru tersebut, aku berhasil memiliki akses internet sendiri (saat itu aku sedang kerja di Jakarta, akses internet lebih gampang), sehingga aku tidak perlu ke warnet. Aku juga jadi bisa belajar berbagai macam ilmu ilmu komputer, software software dan lain sebagainya tanpa perlu ke warnet. Blog ini pun di buat saat saya masih menggunakan notebook tersebut.

Setiap pagi sebelum memulai bekerja, aku selalu belajar dengan notebook tersebut dengan penuh semangat, berharap bahwa suatu saat nanti, aku benar benar bisa menghidupiku diriku serta keluarga dari internet.

Namun belum puas menikmati lancarnya akses internet di Ibukota, terpaksa aku harus vakum. Karena mungkin saking semangatnya belajar, aku jadi lupa makan. Selain itu juga karena type pekerjaanku yang harus angkat angkat beban berat juga berdebu, membuatku jatuh sakit dan terpaksa pulang kampung, yang sekaligus aku berhenti dari pekerjaan untuk menjalani pengobatan.

Setelah di rumah, aku pun berobat ke Dokter untuk memeriksakan penyakitku ini. Dan ternyata aku terkena TB paru dan harus menjalani pengobatan selama 1/2 tahun.


“Oh, malangnya nasibku”

Saat di tempat kerjapun, aku pernah mengalami sakit mata karena terlalu sering menatap layar monitor, di tambah ruangan yang berdebu yang beresiko sakit pada mata, membuat sebelah mataku tidak bisa melihat dengan sempurna beberapa saat. Jadi di dalam bola mataku terdapat benda asing yang membuatku menjadi remang remang saat melihat. Aku pun khawatir sekali dengan hal ini.

Beruntunglah karena segera kubawa ke Dokter. Agar aman, mataku di tutup plester oleh dokter sehingga banyak orang mengira aku habis operasi mata, padahal tidak. Dan setelah di obati, mataku pun sehat kembali, Alhamdulillah.

Namun karena ketertarikanku pada internet, walaupun sakit aku tetap belajar walaupun ringan dengan tetap mengakses internet dengan sesekali ke warnet (sakit yang aku di derita layaknya orang bertubuh sehat dan bisa kemana mana, namun tetap sakit). Seiring waktu berjalan, akhirnya aku pun sembuh dari sakit. Dokter memvonisku bahwa aku positif sembuh. Oh Tuhan, terimakasih sekali karena Engkau sudah menyembuhkan penyakitku ini, kini aku sudah sehat kembali. Keluargaku pun senang mendengar hal itu.


Setelah sembuh, aku pun mulai bekerja kembali, sehingga hobiku pada internet semakin aku tekuni. Aku mulai lagi mengupgrade ilmu ilmu baru. Saat kerja, yang ada di tasku adalah buku, saat istirahat atau waktu luang, aku gunakan untuk membaca buku (waktu itu aku kerja di sebuah rumah makan), karena aku yakin bahwa dengan semakin berilmu, maka kita akan semakin mudah menghadapi banyak hal, terutama masalah finansial atau ekonomi, iya nggak ?

Namun tak lama kemudian, aku kembali menghadapi sedikit cobaan lagi. Aku harus keluar dari pekerjaan karena suatu hal. Tak putus asa, aku pun mencari pekerjaan kembali. Pekerjaanku yang baru saat itu sebagai buruh lepas di perantauan. Namun, aku jadi bisa merasakan bagaimana hidup diperantauan kembali, tapi dengan pekerjaan yang lebih menguras tenaga di banding sebelumnya. Sebuah pengalaman berharga, menghadapi kerasnya Ibukota dan “merasakan” bagaimana hidup dengan berbagai macam karakter orang di dalamnya.

Namun juga dari pekerjaanku baruku tersebut, membuatku semakin semangat untuk keluar dari keadaan dimana pekerjaanku tersebut sangat menguras tenaga. Pikir saya saya dalam hati “kalau mereka saja bisa sukses kenapa aku tidak, aku yakin aku pasti bisa, aku yakin pasti bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik lagi dan tak terlalu menguras tenaga”.


Internet pun terus aku tekuni. Di saat hari libur, saya sering pergi ke toko buku. Di saat istirahat atau setelah jam makan siang, saya sempatkan untuk membaca buku atau membaca info info menarik dari artikel di smartphoneku. Dan itu terus saya lakukan selama aku bekerja.

Di waktu waktu tersebut, minat saya dengan menulis di blog sedang besar besarnya. Sayapun mencoba mencari cari peluang dengan rajin mengikuti lomba kepenulisan. Tanpa kesulitan, sayapun menemukan banyak info lomba menulis dan mengambil salah satunya.

Walaupun saya tak ada notebook karena kutinggal di rumah (kampung), saya bisa menulisnya lewat warnet. Agar saya punya banyak waktu, saya pun bangun pagi agar bisa menyempatkan ke warnet sebelum jam 8 karena harus bekerja. Sorenya setelah usai bekerja, sayapun masih melanjutkan kembali ke warnet untuk meneruskan tulisan yang belum selesai. 


Karena ini sebuah lomba, maka risetpun saya lakukan. Karena saya punya smartphone, maka riset pun saya lakukan lewat smartphone tersebut agar lebih mudah. Pesaing pesaingpun saya baca agar tulisanku bisa lebih unggul. Dan itu saya lakukan sebisa mungkin sampai benar benar mendapatkan hasil yang maksimal.

-------------------------------------------------0000000-------------------------------------------------

Lomba menulis pun usai dan pendaftaran di tutup. Sayapun tetap bekerja hingga akhirnya aku pulang karena pas saat itu musim lebaran. Sungguh sesuatu yang sangat luar biasa. Pas dalam perjalanan, yang ternyata hari itu adalah hari pengumuman lomba, saya mendapatkan notifikasi bahwa saya keluar sebagai pemenang juara tiga dari seratus lebih peserta. Sayapun tak hentinya berucap syukur karena usaha saya membuahkan hasil, rasanya senangggg.....sekaliiiii......  


Sebagai penghargaanya, saya mendapatkan sejumlah uang tunai beserta pulsa, walaupun nilainya tak seberapa, tapi hal itu membuat saya tambah percaya diri bahwa internet kelak bisa kujadikan mata pencaharian untuk menafkahiku dan keluargaku.

Dan memang benar, dari awal kemenanganku tersebut, membuatku kini sudah berhasil menjadikan internet sebagai pekerjaanku. Kini untuk memenuhi sebagian kebutuhanku sehari hari karena masih hidup dengan orang tua, aku dapatkan dari hasil ngeblog. Walaupun belum banyak, namun paling tidak bisa memenuhi sebagian kebutuhanku.


Aku dan blog yang menghidupiku. Dok. pri
Sebelumnya saya sempat sangat ragu sekali dan pernah mencoba untuk memilih bekerja saja, namun karena saya sangat yakin dengan apa yang saya kerjakan, akhirnya yang saya cita citakan pun tercapai. Sekarang, aku sudah tenang dengan pekerjaanku sekarang.

Memang, awalanya saya nihil dan belum mendapatkan apa apa setelah kemenangan pertama, dan itu membuatku risau tak karuan. 


Beruntunglah karena saya masih punya sisa tabungan buat jaga jaga. Tapi karena saya tak putus asa, akhirnya pun kembali saya mendapatkan kemenangan berikutnya, dan itu membuatku menjadi lebih dan sangat yakin bahwa aku benar benar bisa menggantungkan hidupku dari tekhnologi informasi bernama internet ini.


Hingga saat ini, saya sudah menuai hasil. Dan kedepan saya akan terus belajar agar bisa selalu menjadi yang terbaik. Lihat prestasiku disini.

Selain karena perjuangan dan doa doaku, juga karena jaringan internet tingkat 4G LTE pada sebuah provider CDMA yang begitu kencang di daerahku, menjadikan cita citaku untuk berpenghasilan di internet telah tercapai.

Dulu sebelum muncul jaringan CDMA 4G LTE ini, saya belum bisa mengakses internet cepat dari dalam kamarku. Dan setelah jaringan tersebut muncul, kini saya bisa mengakses internet dengan speed yang lumayan kencang.

Sumber gambar
Namun walaupun begitu, saya juga menginginkan sebuah layanan atau jasa layanan internet yang menawarkan kecepatan tinggi agar pekerjaanku lebih lancar, seperti T****L, I****O atau B****T yang menawarkan kecepatan hingga puluhan Mbps, sehingga dengan koneksi yang lebih cepat tersebut, aku menjadi lebih produktif dalam bekerja.

Tapi sayangnya saya tinggal di daerah terpecil yang terapit gunung, bukit dan jurang, sehingga mungkin karena hal tersebut, layanan jenis ini masih sulit untuk menjangkau daerahku.

Jika saya boleh memberikan saran, mungkin dengan adanya sebuah tower seluler tertentu, misal dari provider GSM XL agar bisa menghasilkan sinyal kuat, sehingga untuk mengakses internet dari jaringan tersebut menjadi lebih lancar dan bisa di nikmati didaerah saya.

Sehingga pula para pelaku usaha internet seperti saya bisa merasakan manfaat lebih dengan adanya penambahan dukungan di bidang tekhnologi informasi dan komunikasi ini.  

O iya, selain dari hasil ngeblog, saya juga jadi bisa memasarkan hasil kerajinanku yaitu layang layang berkat adanya internet cepat. Selain hobi ngeblog, saya juga hobi sekali bermain layangan dan sekaligus menjualnya secara offline dan online.

Saat ini pembelinya sudah merambah ke berbagai kota di Indonesia, mulai dari Medan sampai Jayapura. Dari jual beli online ini, saya jadi ada pemasukan dan semakin meyakinkan saya bahwa internet benar benar bisa menghidupiku dan keluargaku kelak.


Koleksi layanganku. Dok Pri
Proses jualan online layanganku. Dok Pri.
Dengan adanya tekhnologi informasi dan komunikasi ini, secara tidak langsung telah membebaskan saya dari sulitnya mencari pekerjaan di samping sulitnya mencari pekerjaan, yang justru berpotensi membuka lapangan pekerjaan. Karena dalam usaha jualan kerajinan layangan saya, saya di bantu oleh seorang teman yang kebetulan belum dapat kerjaan.

Kesimpulanya, dengan usaha keras dan bersungguh sunguh, niscaya apa yang kita impikan pasti akan tercapai. Dan dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi seperti internet sebagai dukunganya, membuat usaha dan ide saya semakin tersalurkan, sehingga membuat saya lebih produktif, inovatif dan terus berkembang. Kedepan saya bercita cita ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dari hasil ngeblog.

Nah, itulah cerita dan harapan saya tentang tekhnologi informasi dan komunikasi yang begitu bermanfaat untuk perkembangan dan kulitas hidup saya. Internet jika di ibaratkan adalah pedang bermata dua, di satu sisi menguntungkan jika di manfaatkan dengan baik, di satu sisi merugikan jika di salah gunakan. Akhir kata, semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa memberikan inspirasi untuk pembaca semuanya, terimakasih.

Amir Mahmud

Subscribe to receive free email updates:

16 Responses to "Aku Hidup dari Tekhnologi Informasi dan Komunikasi Bernama Internet"

  1. sukses selalu ya mas dengan bisnis-bisnisnya...yang penting halal....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin, terimakasih Mbak Yuni sudah berkunjung, sukses juga buat Mbaknya :-)

      Hapus
  2. wah, makasih ya mas sudah berkunjung, kita ketemu lagi hehehe...... makin sukses saja neh mas Amir, semoga jadi juaranya lomba blogger. memang benar perkembangan teknologi itu semakin maju dan maju. seiring dengan perkembangan zaman dan kebutuhan, termasuk dengan adanya internet juga memudahkan segalanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak kita ketemu lagi hehehe..ah biasa aja ko Mbak, ini dokumentasi lama. Internet emang sangat membantuku dalam mencari penghasilan, semogakedepan semakin lancar, amin. Terimakasih juga sudah berkunjung:-)

      Hapus
  3. Halo mas Amir, semakin di depan, hehehe... BTW ini lomba blog bukan ya?? Boleh minta link nya??? Makasih. Salam blogger

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mas, linknya di kitaindonesia.com

      Hapus
    2. Ooh OK deh, liat dulu waktunya, soalnya sibuk di dunia nyata, hehehe

      Hapus
  4. Salut sama mas Amir, baca ceritanya seolah2 saya bisa merasakannya. Dari yg jadi buruh, divonis sakit, mata jg sakit tapi semangatnya itu lho. Keren mas. Semoga sukses dg internet dan usaha layangannya ya. Allah pasti mendengar doa dan usaha mas Amir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, aku ingin agar hidupku lebih berkualitas, makanya aku harus berjuang sekuat tenaga. Semua rintangan aku coba hadapi agar cita citaku selalu tercapai. Btw trimakasih sudah berkunjung, sukses juga buat Mbaknya :-)

      Hapus
  5. Lika liku hidupnya menginspirasi mas, internet bisa jadi peluang untuk mengeruk uang yah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya begitulah Diko jalan hidupku, dan aku akan terus berusaha

      Hapus
  6. mantap mas amir..
    bisa jadi inspirasinya buat saya yang baru belajar di dunia blogging,,patut di contoh nih semangatnya...

    salam sukses..
    semoga menang lombanya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalah lombanya Mas, salah tafsir tema,tapi paling tidak bisa bermanfaat

      Hapus
  7. Bagus mas, saya suka content nya. Sangat memotivasi saya untuk terus nulis dan membuka pemikiran saya untuk terus belajar

    BalasHapus
  8. was mas saya terinspirasi mas... :)

    BalasHapus